Polres Sragen Sosialisasi Di Kampung Mekarsari Siaga Covid-19

0
bakti-sosial-polres-sragen
SIAGA COVID-19- Unit Satuan Ekonomi Sat Intelkam Polres Sragen bakti sosial di Kampung Siaga Covid-19 di Kampung Mekarsari, Kelurahan Nglorog, Kecamatan Sragen Kota.(suaramerdekasolo.com/Anindito AN)

SRAGEN,suaramerdekasolo.com – Kapolres Sragen AKBP Raphael Sandy Cahyo Priambodo mengatakan dalam menyikapi perkembangan penyebaran virus Covid019, masyarakat harus memiliki kesadaran tinggi untuk ikut mencegah penyebaran virus itu.

”Semua pihak harus memiliki kepedulian bersama-sama menangkal penyebaran virus itu,” tutur Kapolres AKBP Raphael Sandy Cahyo Priambodo melalui Kasat Intelkam Polres Sragen AKP Sumanto.

Dikatakan Unit Ekonomi Sat Intelkam Polres Sragen melakukan bakti sosial dan sosialisasi di Kampung Mekarsari, Kelurahan Nglorog, Sragen Kota.

“Harapannya agar di Kampung Mekarsari lebih maju selangkah sebagai Kampung Siaga Covid-19 yang menangkal penyebaran virus berbahaya itu,” tutur AKP Sumanto.

AKP Sumanto mengatakan, untuk membantu menangkal penyebaran virus, anggota Unit Ekonomi Sat Intelkam melakukan pendekatan ke warga, bakti sosial dan sosilaisasi di Kampung Mekarsari.

“Dengan semakin meningkatnya kesadaran masyarakat untuk memahami proses penyebaran virus Covid-19, maka masyarakat akan aman dari penularan virus,” ungkap AKP Sumanto.

Di Kampung Siaga Covid-19 Mekarsari Kelurahan Nglorog sudah mempersiapkan media untuk cuci tangan, masker dan hand sanitizer.

Masyarakat dihimbau menghindari kerumunan massa, namun tetap menjaga aspek keamanan warga.

Upaya pencegahan penularan virus paling efektif diawali dari disiplin pribadi, keluarga dan warga kampung sesuai anjuran Satgas Gugus Covid-19.

Tausiah Lewat WA

Terpisah, Sukirno Ketua RW 11 Kampung Mekarsari menjelaskan warga Kampung Mekarsari dalam menyikapi situasi yang berkembang sudah sepakat dan sejalan bersama-sama melakukan upaya nyata mencegah penyebaran virus.

Warga sudah terbiasa sering mencuci tangan, menggunakan masker dan menghidnari kerumunan massa.

Sedangkan Ketua RT Tri Pranoto mengatakan sudah memahami perkembangan situasi termasuk dampak Covid-19. Sebagai sesepuh kampung, lanjut Tri Pranoto pihaknya selalu memantau dan melaporkan warga yang baru pulang dari merantau maupun yang datang dari luar kota yang daerahnya pandemi virus.

Perantau yang datang akan dilaporkan ke Puskesmas atau Dinas Kesehatan untuk diperiksa kesehatannya. Karena prosedurnya memang harus seperti itu.

“Warga kami himbau berperilaku hidup sehat dan bersih serta menahan diri untuk tetap tinggal dirumah,” pesan Tri Pranoto.

Samidi, selaku tokoh masyarakat dan pemuka agama di Kampung Mekarsari mengakui sejak adanya wabah virus, kegiatan pengajian yang semula digelar di masjid setiap Minggu, sementara ditiadakan untuk menghindari kerumunan warga.

Meski tidak ada kerumunan, namun bimbingan keagamaan tetap bisa dilakukan melalui grup What App (WA) warga Kampung Mekarsari. Melalui WA itu, masyarakat masih bisa menanyakan soal keagamaan kepada tokoh kampung itu.(Anindita AN)

Editor : Budi Sarmun

Tinggalkan Pesan