Warga Karanganyar Positif Covid-19 Meninggal, Saat Jalani Isolasi Mandiri di Rumah

0
kasus-corona
FOTO ILUSTRASI

KARANGANYAR,suaramerdekasolo.com – Pasien positif Covid-19 asal Desa Sewurejo, Kecamatan Mojogedang, CW (75), meninggal saat menjalani isolasi mandiri di rumahnya, Kamis (16/4) pukul 16.00 WIB.

CW dinyatakan positif Covid-19 berdasarkan hasil tes swab  yang keluar pada Jumat (10/4) lalu. Setelah itu, dia menjalani isolasi mandiri di rumah yang ditinggali bersama istrinya.

Pada Senin (13/4), CW menjalani tes swab lagi di RSUD Karanganyar. Namun hasil tes swab ulang tersebut belum keluar hingga dia meninggal.

CW adalah pasien klaster Gowa, yang memiliki riwayat perjalanan mengikuti Ijtima Ulama di Gowa, Sulawesi Selatan pada Maret lalu.

Dengan meninggalnya CW, ada dua warga Karanganyar yang meninggal karena Covid-19.

Sebelumnya, S yang juga warga Sewurejo, meninggal pada 10 April. Saat meninggal, S berstatus pasien dalam pengawasan (PDP). Namun hasil tes swab yang keluar Minggu (12/4) menyatakan, S dinyatakan positif Covid-19. Antara S dan CW sama-sama mengikuti Ijtima Ulama di Gowa dalam satu rombongan.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Karanganyar Juliyatmono mengatakan, sepulang dari Gowa, CW sempat diisolasi di RSUD Karanganyar karena mengeluh demam dan pilek. Setelah kondisinya membaik, dia kemudian diperbolehkan pulang pada 31 Maret.

“Beberapa saat setelah di rumah, hasil tes swab-nya keluar dan dinyatakan positif Covid-19. Dia kemudian menjalani isolasi mandiri di rumah. Sebanyak 63 jiwa dari 21 KK yang tinggal di lingkungan pasien, juga dikarantina, untuk memutus mata rantai penyebaran virus,” jelasnya, Kamis (16/4) petang.

Senin (13/4) lalu, CW dijemput petugas RSUD Karanganyar untuk menjalani tes swab. Setelah diperiksa, yang bersangkutan meminta agar tetap menjalani isolasi di rumah.

Jika dipaksa diisolasi di rumah sakit, yang bersangkutan akan mogok makan. Akhirnya CW kembali menjalani isolasi di rumah, hingga kemudian dikabarkan meninggal.

“Untuk pemakaman, dilakukan malam ini (Kamis, 16/4). Petugas pemakaman dari RSUD Karanganyar menerapkan protokol Covid-19. Liang lahan sudah disiapkan di pemakaman setempat. Masyarakat sudah dikondisikan. Semoga semua berjalan lancar,” kata Bupati Karanganyar ini.

Tim Gugus Tugas akan melakukan pendampingan terhadap istri CW. Tidak menutup kemungkinan, istri CW akan menjalani tes swab, atau minimal rapid test untuk memastikan apakah dia terpapar virus corona atau tidak.

“Setelah kejadian ini, kami kembali mengingatkan pada masyarakat, untuk lebih disiplin. Tetap di rumah jika tidak ada keperluan yang mendesak, jaga kesehatan, makan yang cukup, selalu cuci tangan dengan sabun,” imbuhnya. (Irfan Salafudin) 

Editor : Budi Sarmun

Tinggalkan Pesan