Penghormatan Terakhir Diberikan kepada Tenaga Kesehatan Asal Sukoharjo

pemakaman-perawat-sukoharjo2
FOTO/DOK

*Meninggal Berstatus Pasien Dalam Pengawasan

SUKOHARJO,suaramerdekasolo.com – Penghormatan terakhir diberikan kepada tenaga kesehatan asal Sukoharjo yang meninggal dunia dan dimakamkan, Minggu (19/4).

Jenazah yang diantar mobil ambulance dari RSUD Dr Moewardi Surakarta ini dilepas dengan kesedihan.

Bahkan, staf dan perawat rumah sakit milik Pemprov Jateng itu nampak berdiri di tepi pintu keluar rumah sakit. Mereka memberikan hormat saat mobil ambulance.

Peristiwa ini diabadikan dalam video pendek yang cepat menyebar di media sosial.

Informasi yang dihimpun dan dilansir dari kompas.com, tenaga kesehatan ini tercatat mengabdi di salah satu rumah sakit swasta di Kabupaten Sukoharjo berstatus pasien dalam pengawasan (PDP).

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukoharjo, Yunia Wahdiyati mengatakan, pemulasaran jenazah tenaga kesehatan berusi 46 tahun sesuai standar operasional penanganan (SOP) pemakaman pasien Covid-19 di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Daksinoloyo, Danyung, Baki, Sukoharjo.

“Meninggal tadi malam di RSUD Dr Moewardi Solo. Jenazah dimakamkan di Danyung,” kata , Minggu (19/4/2020).

pemakaman-perawat-sukoharjo
FOTO/DOK

Ia menambahkan, ini kasus pertama tenaga kesehatan meninggal di wilayah Solo Raya saat wabah virus corona merebak.

Riwayat tenaga kesehatan yang meninggal tidak punya kontak erat dengan pasien positif Covid-19.

Namun, sakitnya menunjukkan gejala serupa pasien yang terinfeksi virus corona.

“Pasien (tenaga kesehatan yang meninggal) masuk RSUD Dr Moewardi tanggal 6 April 2020,” kata dia.

Tenaga kesehatan itu meninggal dunia setelah 13 hari dirawat di ruang isolasi. (*)

Editor : Budi Sarmun

 

Tinggalkan Pesan