Terlibat Tindakan Asusila, Warga Tuntut 2 Perangkat Desa Troketon Pedan Dipecat

0
demo-warga-troketon-klaten
AKSI UNJUKRASA : Puluhan warga Desa Troketon, Kecamatan Pedan, Klaten, menggelar unjuk rasa di Balai Desa Troketon, Rabu (22/4). Mereka menuntut 2 perangkat desa yang terlibat selingkuh dipecat.

KLATEN,suaramerdekasolo.com – Puluhan warga Desa Troketon, Kecamatan Pedan, Klaten, menggelar unjuk rasa di Balai Desa Troketon, Rabu (22/4). Mereka menuntut dua perangkat desa yang terlibat selingkuh dipecat.

Uniknya, aksi di tengah pandemi Covid-19 itu dilakukan dengan menjaga social distancing. Mereka membatasi jumlah pengunjuk rasa.

”Kami menuntut dua perangkat desa yang berbuat asusila dipecat,” kata salah satu pengunjuk rasa.

Berdasar informasi dari warga, perangkat Desa Troketon berinisial JP yang menjabat Kasi Perencana menjalin hubungan terlarang dengan IV Kasi Pelayanan Masyarakat, sejak setahun silam. Saat ini, JP sudah mempunyai anak istri, sedangkan IV masih melajang.

Leo (55) salah satu warga mengatakan, warga menuntut dua perangkat desa Troketon itu dipecat dari jabatannya.

https://twitter.com/SoloSuara/status/1252880860610613248?s=19

”Sebenarnya ada 300-an yang mau ikut demo menuntut Kades Troketon bertindak tegas memecat dua perangkat itu,” thas dia.

Konon, IV sedang berbadan dua hasil cinta terlarang.

Tuntutan warga disampaikan langsung ke Kades Troketon Sunaryo, Ketua BPD Troketon Sumino, Camat Pedan Marjana, Danramil Pedan Lettu Inf Eka Atmaja dan Kapolsek Pedan AKP Damin. Kini, sedang diurus surat pemberhentian kedua perangkat desa tersebut.

Sebelumnya, Camat Marjana sudah dua kali memanggil JP dan IV, mereka juga telah menandatangani kesiapan menanggung risiko. JP siap diberhentikan dari jabatannya dan IV akan menempuh jalur hukum.

JP sudah diamankan aparat Polsek Pedan dan IV belum jelas keberadaannya karena tidak masuk kantor. JP dan IV pernah dipanggil Kades Troketon untuk dibina dengan disaksikan Danramil, Kapolsek, orangtua JP dan IV serta perangkat desa lainnya, 3 September 2019. Tapi kedua nekad hingga akhirnya IV hamil. (Mera)

Editor : Budi Sarmun

Tinggalkan Pesan