Tokoh Masyarakat dan Agama Siswodipuran Boyolali Berdoa Bersama Agar Wabah Covid 19 tidak Menjalar

0
doa-bersama-lawan-corona-boyolali
DOA BERSAMA: Peserta melakukan doa bersama di Balai Kelurahan Siswodipuran, Boyolali Kota dengan tetap menjaga jarak. (suaramerdekasolo.com/Joko Murdowo)

BOYOLALI,suaramerdekasolo.com – Upaya mengatasi wabah virus Corona atau Covid 19 digelar di Pendapa Balai Kelurahan Siswodipuran, Kecamatan Boyolali Kota, Rabu (22/4). Kegiatan yang dilakukan yakni menggelar doa bersama.

Kegiatan diikuti sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh agama setempat. Kegiatan juga diikuti oleh anggota Babinkamtibmas dan Babinsa. Doa dipimpin langsung H Muh Junaedi. Doa bersama tetap mengedepankan protokol kesehatan WHO dengan menjaga jarak antar peserta.

Baca : “Sekolah Presiden” Dampingi Psikologis Siswa Selama Pandemi

Menurut Lurah Siswodipuran, Santi Mulia Dewi, kegiatan doa bersama dimaksudkan untuk mendoakan agar wabah virus Covid 19 tidak menjalar di wilayah Siswodipuran dan seluruh Boyolali. Bahkan, wabah bisa segera lenyap dari Bumi Pertiwi.

“Sehingga roda kegiatan masyarakat dapat kembali berjalan normal seperti sebelumnya,” katanya.

Dijelaskan, selain doa bersama, pihaknya juga membagikan 6.000 masker kepada masyarakat. Bantuan juga berupa disinfektan dan peralatan penyemprotnya. Bantuan dibagikan merata di 17 Rw dan 70 Rt.

“Diharapkan bantuan bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat.”

Baca : Curi Gabah Sekarung, Mardi Warga Pilangsari Sragen Malah Dihadiahi Beras Dan Susu

Pihaknya bersama dengan jajaran terkait dan relawan juga melakukan sosialisasi kepada seluruh masyarakat. Utamanya, agar senantiasa menjaga kesehatan dengan rutin cuci tangan menggunakan sabun dan air bersih mengalir.

“Senantiasa menaati himbauan untuk menjaga kesehatan agar tidak mudah terkena virus Covid 19.”

Pelaku perjalanan 60, pemudik 90 diperkirakan sudah melakukan isolasi mandiri. “Untuk jaminan hidup (jadup) sudah kami siapkan bersama Pemkab Boyolali. Hal itu dilakukan agar mereka tidak kesulitan dan lebih tenang saat melakukan isolasi mandiri tersebut.” (Joko Murdowo)

Baca : Guru SMK 1 Mondokan Urunan Bagi Sembako dan Semprot Disinfektan

Editor : Budi Sarmun

Tinggalkan Pesan