Harga Gula Melambung, PT IGN Gelar Operasi Pasar di Pasar Gede

0
harga-gula-pasir
OPERASI PASAR- Ditengah melambungnya harga gula di pasar, PT IGN, Disperindag Jateng dan Satgas Pangan Polda Jateng menggelar operasi pasar di Pasar Gede, Solo, Sabtu (25/4). (suaramerdekasolo.com/Sri Hartanto)

SOLO- Melambungnya harga gula di pasar tentunya dikeluhkan masyarakat luas. Untuk mengembalikan harga gula di pasaran, Satgas Pangan Jateng, Disperindag Jateng bersama PT Industri Gula Nusantara (IGN) Cepiring Kendal melaksanakan operasi pasar di Pasar Gede, Solo (25/4).

Dalam operasi pasar tersebut, PT IGN menyediakan 3 ton gula yang dijual kepada masyarakat seharga Rp 12.500/kilogram. Setiap warga diperbolehkan membeli sebanyak 2 kilogram.

Agar harga gula kembali stabil, kegiatan operasi pasar akan terus dilakukan secara bergantian di lokasi yang berbeda. Sekarang di Solo, hari berikutnya di Semarang, lanjut di Kendal dan sejumlah kota lain di Jateng selama bulan ramadan.

Saat operasi pasar di Pasar Gede, antusias warga yang membeli gula cukup banyak, bahkan mencapai ribuan orang. Masyarakat yang antri diwajibkan jaga jarak sekitar satu meter dan wajib memakai masker.

Salah satu warga Kepatihan, Jebres, Rufiatun (48) mengatakan, adanya operasi pasar gula pasir, masyarakat merasa terbantu. Sebab, selama ini harga gula melambung tinggi di pasar harganya bisa mencapai Rp 18.500 /kilogramnya.

Wanita setengah baya tersebut berharap kegiatan operasi pasar dapat dilakukan secara rutin agar harga gula dapat stabilisasi. ”Warga sangat berharap wabah covid-19 segera berakhir sehingga masyarakat dapat beraktivitas kembali seperti biasa dan juga kami berharap pemerintah dapat terus stabilkan harga, agar kehidupan ekonomi kami dapat pulih seperti sedia kala,” terangnya.

Untuk menjamin distribusi gula di masyarakat tidak terjadi gangguan, Ditreskrimsus Polda Jateng turut membantu dalam operasi pasar. Dirreskrimsus Polda Jateng, Kombes Pol RY Wihastono SIK didampingi Kasubdit I Indagsi, AKBP Benny Setyowadi SIK, MSi menjelaskan, operasi pasar dalam penjualan gula dengan harga murah dilakukan untuk memenuhi kebutuhan gula masyarakat, ditengah tingginya harga gula dibarengi adanya wabah virus corona.

Sisi lain, Kepala Disperindag Provinsi Jateng, Muhammad Arif Sambodo SE MSi mengatakan, langkah yang dilakukan pelaku usaha seperti PT Industri Gula Nusantara Kendal diharapkan bisa menekan harga gula yang saat ini melambung tinggi.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Operasional PT IGN, Teuku Banta mengemukakan operasi pasar tujuannya untuk memotong distribusi. ”Kita masuk ke lapangan atau ke pasar-pasar dengan harga Rp 12.500/kilogram,” jelasnya.

Dimana distribusi gula, lanjut dia, akan dilakukan setiap hari dengan mendatangi pasar-pasar di wilayah Jateng. Untuk saat ini operasi pasar di Solo, berikutnya di Semarang, di Kendal hingga di daerah lain sampai akhir ramadan. ”Tetapi kalau diperlukan, kami akan lakukan operasi pasar secara terus menerus hingga Agustus 2020,” tandasnya.

Bahkan Teuku Banta mengatakan, PT IGN siap mendistribusikan gula untuk Operasi Pasar hingga 400 ton. ”Saya yakin PT IGN mampu memenuhi kebutuhan gula di masyarakat,” urainya. (Sri Hartanto)

Editor : Budi Sarmun

Tinggalkan Pesan