Dokter Ganteng Urung Menikah, Jadi Garda Terdepan Meninggal Usai Terinfeksi Corona

0
dokter-michael-robert-marampe
FOTO/DOK

JAKARTA,suaramerdekasolo.com – Dunia medis Indonesia sedang berduka.

Michael Robert Marampe, salah satu dokter yang dinyatakan terinfeksi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19), dikabarkan meninggal dunia, Sabtu (26/4).

Kabar berpulangnya dokter berdarah Sulut itu viral di media sosial.

View this post on Instagram

Kabar duka kembali menyelimuti dunia medis Indonesia. Michael Robert Marampe, salah satu dokter yang dinyatakan terinfeksi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19), dikabarkan meninggal dunia, Sabtu (26/4). . Kabar berpulangnya dokter berdarah Sulut itu viral di media sosial. “Satu lagi korban Covid-19. Telah berpulang kepangkuan Tuhan YMK, malam ini pukul 22.00. WIB di Rumah Sakit Polri Kramat Jati Jakarta, dokter tampan keturunan marga Simbala dari Kotamobagu/BMR. . Alm Dokter Michael Robert Marampe, putra tersayang dari Kombes Pol dr Jefferson Marampe dan Epi Herlina Simbala (asal Sampana Kotamobagu),” bunyi pesan yang beredar di grup WhatsApp dan Facebook. . “Perjuanganmu sebagai Garda Terdepan Covid-19 akan selalu dikenang oleh masyarakat Indonesia. Walaupun rencana menikah 11 April lalu, sempat tertunda karena tugas kemanusiaan dan Tuhan lebih menyayangimu,” tutup pesan itu. . Sementara itu, ucapan dukacita membanjiri kolom komentar akun instagram sang dokter @mikemarampe. Dokter marampe sendiri sempat mengupdate kondisinya pada 17 April lalu lewat postingan instagramnya. . Artikep : manadopist.id

A post shared by OFFICIAL MAKASSAR INFO (@makassar_iinfo) on

“Satu lagi korban Covid-19. Telah berpulang kepangkuan Tuhan YMK, malam ini pukul 22.00. WIB di Rumah Sakit Polri Kramat Jati Jakarta, dokter tampan keturunan marga Simbala dari Kotamobagu/BMR.
Alm Dokter Michael Robert Marampe,
putra tersayang dari Kombes Pol dr Jefferson Marampe dan Epi Herlina Simbala (asal Sampana Kotamobagu),” bunyi pesan yang beredar di grup WhatsApp dan Facebook dikutip dari manadopist.id, Minggu (25/4).

“Perjuanganmu sebagai Garda Terdepan Covid-19 akan selalu dikenang oleh masyarakat Indonesia. Walaupun rencana menikah 11 April lalu, sempat tertunda karena tugas kemanusiaan dan Tuhan lebih menyayangimu,” tutup pesan itu.

Sementara itu, ucapan dukacita membanjiri kolom komentar akun instagram sang dokter @mikemarampe.

Dokter marampe sendiri sempat mengupdate kondisinya pada 17 April lalu lewat postingan instagramnya. (*)

Editor : Budi Sarmun

Tinggalkan Pesan