4 Kali Jebol Selama Penghujan, Tanggul Karangasem Bakal Dibangun Permanen

0
tanggul-jebol1
JEBOL : Para relawan dan petugas BBWS Bengawan Solo bergotong royong mengatasi kerusakan tanggul di Desa Karangasem, Kecamatan Cawas, Klaten, Rabu (25/12). (suaramerdekasolo.com/Merawati Sunantri)

KLATEN,suaramerdeksolo.com – Petani berharap agar tanggul Kali Gamping di Desa Karangasem, Kecamatan Cawas, Klaten segera dibangun permanen.

Sejak awal tahun, sudah empat kali lokasi tersebut jebol sehingga arus sungai menggenangi lahan pertanian.

Setiap musim penghujan, petani kerap merugi dan gagal panen karena banjir akibat jebolnya tanggul Sungai Gamping.

Pemkab Klaten pun berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) agar tanggul dibangun permanen.

”Saya sudah menandatangani usulan pada BBWS. Insyaallah tahun ini akan dibangun tanggul permanen, meski belum semuanya. Prioritas di lokasi yang sering jebol,” kata Bupati Sri Mulyani saat menemui perwakilan petani di Desa Karangasem, Cawas, Selasa (5/5).

Setiap jebol telah dilakukan perbaikan dengan karung pasir dan bronjong kawat. Informasu dari Camat Cawas, setidaknya 35 hektar sawah terdampak banjir terutama di Desa Karangasem. Saat ini, petani sudah menanam padi lagi usia tanam sekitar satu bulan.

Giyanto (46) petani Karangasem mengatakan etiap panen biasanya mendapat sekitar Rp 7 juta, namun tanggul jebol beberapa kali membuatnya rugi.

”Semoga tanggul tidak jebol lagi agar petani bisa panen dengan baik,” kata dia.

tanggul-jebol-klaten

Dalam acara itu, 106 petani terdampak banjir mendapatkan bantuan beras total 1,86 ton.

Bantuan diserahkan Bupati melalui kepala desa. Setiap KK petani terdampak tanggul jebol akan memperoleh 15 kg beras. Diharapkan, bantuan dapat meringankan beban petani. (Merawati Sunantri)

Editor : Budi Sarmun

Tinggalkan Pesan