Guru SD Muhammadiyah 1 Surakarta Akrabi Media E-Learning Schoology

1
sd-muhammadiyah1-surakarta
BERLATIH : Guru SD Muh 1 Surakarta berlatih menggunakan aplikasi e-learning saat pelatihan. (suaramerdekasolo.com/dok)

SOLO,suaramerdekasolo.com – Dampak pandemi Covid-19 menyasar sektor pendidikan.  Berbagai aktivitas rutin yang melibatkan banyak aktivitas fisik, seperti pertemuan tatap muka di kelas, proses pembimbingan akademik, pertemuan formal dalam forum seminar, pengajian baksos dan lain sebagainya terhambat. 

E-learning Schoology solusi yang  digunakan membuat soal evaluasi akhir tema semester 2. Diharapkan dengan menggunkan E-learning Schoology mampu meningkatkan semangat belajar siswa dalam kegiatan belajar di rumah saat pandemic Virus Covid-19.

Inilah poin utama disampaikan praktisi komputer SD setempat Lilik Haryono dalam In House Training (IHT) bertajuk Buka Hati dan Pikiran untuk Peradaban, di sekolah setempat.

“Secara umum media schoology memiliki nilai plus dalam proses belajar mengajar, khususnya di SD Muhammadiyah 1,” ungkap Lilik.

Fitur-fitur yang dimiliki oleh Schoology di antaranya: Courses (Kursus), fasilitas untuk membuat kelas mata pelajaran, misal mata pelajaran Tematik, Pendidikan Agama Islam, dan lain sebagainya, Groups (Kelompok), fasilitas untuk membuat kelompok, dan Resources (Sumber Belajar).

“Kelebihannya mudah diakses, fitur banyak, efektif dan efisien, submit tugas bisa dari mana saja. Pembelajaran E-learning berbasis schoology jadi lebih menarik dan cocok untuk pembelajaran siswa. Tentunya media ini juga memiliki kelemahan, tergantung pada sambungan internet, tidak ada internet maka pembelajaran tidak bisa berjalan,” tutur Lilik.

Manfaat inovasi teknologi terhadap dunia pendidikan semakin terasa di sekolah-sekolah dan perguruan tinggi di seluruh dunia.

Dihubungi terpisah, Wakil Kepala Sekolah bidang Humas Jatmiko menuturkan pelatihan semacam ini bisa memberikan nilai positif dalam pengembangan kemampuan guru.

“Belajar teknologi membutuhkan penalaran, dan penalaran harus dilatih sejak kecil saat masa anak-anak. Jadi keluarga, guru, dan murid merupakan satu tim untuk menyukseskan pendidikan, saatnya mengakrabi teknologi,” ungkapnya.(Evie Kusnindya) 

Editor : Budi Sarmun

1 KOMENTAR

Tinggalkan Pesan