PT Ndayu Alam Asri Bikin Relawan dan Ramuan Herbal Penangkal Covid 19

relawan-covid-19-ndayu-park
LAWAN CORONA: Relawan Covid 19 Ndayu Park bersiap untuk melakukan sosialisasi ke berbagai wilayah Sragen. (suaramerdekasolo.com/DOK)

SRAGEN,suaramerdekasolo.com – Mewabahnya Corona Virus Disease 2019 (Covid) 19 atau virus korona, membuat banyak pihak membantu penanggulangannya.

Salah satunya yang dilakukan manajemen PT Ndayu Alam Asri atau Ndayu Park, yang membentuk Relawan Covid 19 dan membuat ramuan herbal penangkal Covid 19.

Relawan ini melakukan berbagai kegiatan menanggulangi virus korona dan memberikan sosialisasi kepada masyarakat, agar menerapkan pola hidup bersih dan sehat, sebagai salah satu upaya menghindari dan menanggulangi pandemi virus korona.

Pimpinan Ndayu Park Untung Wiyono mengatakan, keberadaan tim relawan bertugas melakukan sosialisasi pencegahan Covid 19 ke seluruh pelosok wilayah Sragen dan Solo. Ada empat mobil yang setiap hari melakukan sosialisasi.

Mereka juga membagi selebaran kepada masyarakat tentang penyebaran virus korona dan bagaimana pencegahan yang bisa dilakukan masyarakat. Juga memberikan masker kepada masyarakat serta bantuan sembako kepada masyarakat yang membutuhkannya.

“Relawan Covid 19 kami terinspirasi keberhasilan Vietnam menanggulangi wabah Covid 19. Kami juga ingin membantu pemerintah,” kata Untung.

Menurut dia, Vietnam sukses karena proteksi diri masing-masing, dimana meski para warganya beraktifitas tapi mereka disiplin dan patuh memakai masker, cuci tangan, jaga jarak dan di tempat umum memakai sarung tangan.

Hal itu karena karakter virus korona yang keluar dari dropplet atau butiran ludah, bila jatuh di suatu benda tidak langsung mati dan akan menempel bila tersentuh tangan.

“Agar virus korona tidak bisa menempel atau masuk ke dalam tubuh, maka kita semua harus mengetahui bagaimana melakukan proteksi terhadap diri masing-masing. Kalau kita semua bisa disiplin (seperti Vietnam), maka virus korona akan selesai,” tandas mantan Bupati Sragen dua periode tersebut.

Karena itu memakai masker saat beraktifitas, seperti anjuran pemerintah sangat penting sebagai salah satu proteksi diri.

Meski demikian, memang akan lebih baik bila masyarakat tidak sering-sering bepergian bila tidak terpaksa atau sangat penting. Kalau pun harus beraktifitas di luar wajib memakai masker dan jaga jarak.

Namun bila terlalu sering dan terlalu lama memakai masker, juga akan memberi pengaruh kepada imunitas tubuh. Karena itu memang jangan sering-sering bepergian. Keberadaan relawan itu hingga wabah Covid 19 itu selesai.

“Saya hanya khawatir dengan masyarakat Sragen,” tegas Bupati Sragen periode 2001-2011 tersebut. (Basuni Hariwoto)

Editor : Budi Sarmun

 

Tinggalkan Pesan