Gerakan Magelang Peduli Blusukan ke Desa Bagikan Sembako Gratis, hingga Sambal Donasi

0
Gerakan-Magelang-Peduli
FOTO/DOK

MAGELANG,suaramerdekasolo.com – Kasus positif Covid-19 di Kabupaten maupun Kota Magelang hingga Senin (18/5) masih terus bertambah.

Hal ini mengakibatkan dampak sosial maupun ekonomi semakin meluas. Terkhusus bagi masyarakat menengah kebawah dan para pekerja informal yang merasakan langsung imbas dari himbauan #dirumahsaja oleh pemerintah.

Merespon hal tersebut, sejumlah pemuda yang tergabung dalam komunitas Gerakan Magelang Peduli melakukan gerakan sederhana membagikan sembako gratis ke masyarakat yang membutuhkan. Gerakan ini sebagai wujud kepedulian terhadap kondisi kebangsaan saat ini, khususnya dalam hal ketahanan pangan.

Ubai selaku koordinator Gerakan Magelang Peduli menjelaskan bahwa ini merupakan kegelisahan kita terhadap masyarakat terdampak secara ekonomi, khususnya kalangan menengah ke bawah.

Gerakan sederhana ini merupakan tindak lanjut dari open donasi yang kita adakan, yang hasilnya sebagian kita belanjakan sembako dan sebagian kita salurkan ke LAZISMU Kota Magelang” tambahnya.

Kegiatan ini dilaksanakan mulai tanggal 17 Mei kemarin hingga beberapa hari kedepan dimana hari pertama sudah dilaksanakan di Desa Jambewangi, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang.

Hasil donasi yang kami terima di tahap pertama sebesar Rp2.520.000 dimana Rp1.500.000 sudah kami salurkan ke LAZISMU Kota, sisanya kami belanjakan sembako berjumlah 20 paket sembako. Nanti aka nada tahap kedua setelah ini” tambahnya kembali.

Sambal Donasi

Selain bagi-bagi sembako, Gerakan Magelang Peduli bekerjasama dengan Radja Mendho mengadakan acara galang dana untuk pananganan Covid-19 dengan metode yang berbeda.

“Tujuan kami berjualan sambal adalah semua hasil penjualan akan didonasikan seluruhnya untuk penanganan Covid-19 di Magelang,” jelas Wahid, selaku perwakilan dari Radja Mendho.

Acara ini diselenggarakan di sekitaran kompleks Candi Borobudur, Kabupaten Magelang hari Minggu lalu, saat menjelang berbuka puasa. 100 cup sambal dijual dengan harga Rp10.000.

Rizal selaku perwakilan dari Gerakan Magelang Peduli mengungkapkan, ini merupakan bentuk kolaborasi dari kami, di tengah pandemi Covid-19 ini.

“Semoga dengan diadakannya agenda ini bisa membantu saudara kita yang membutuhkan,” kata Rizal.

Laporan dari galang donasi sambal ini bisa dilihat di akun media sosial instagram @magelangpeduli dan @radjamendho.(*)

Editor : Budi Sarmun

Tinggalkan Pesan