Pojok Sedekah Masjid An Nuur Baki Sukoharjo, Warga Gantungkan Bingkisan Demi Berbagi dengan Sesama

pojok-sedekah-sukoharjo
POJOK SEDEKAH : Warga menggantungkan bungkusan berisi makann di rangkain besi pojok sedekah Masjid An Nuur Baki, Sukoharjo. (suaramerdekasolo.com/dok)

SUKOHARJO,suaramerdekasolo.com – Patut dicontoh dan ditiru. Ungkapan tersebut mungkin pas dengan apa yang dilakukan lapisan warga di Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo, Jateng.

Betapa luhur niat dan wujud kebersamaan yang ditunjukkan warga, tepatnya di sekitar Masjid An Nuur GIC IPHI Kecamatan Baki yang sukarela menyediakan sedekah makanan.

Makanan, cemilan atau minuman ynag dibungkus dalam plastik itu hanya digantungkan di sebuah tempat.

Sedekah ini jumlahnya bisa mencapai belasan bahkan puluhan dan digratiskan kepada siapa saja yang mau mengkonsumsinya.

Dikutip dari unggahan akun facebook milik Moch Samrodin dengan alamat link https://www.facebook.com/100017231085823/posts/634579160459781/ dimana ada video pendek di dalamnya. Dipertontonkan keasyikan warga menyerahkansecara sularela makanan atau minuman untuk bisa dinikmati sesama.

“Pojok Shodaqoh Masjid An Nuur GIC IPHI Kec.Baki Monggo bisa di giatkan di wilayah Anda Kawan !” terang Moch Samrodin di akun facebooknya.

Dalam video pendek yang diunggah Samrodin tak lain wakil rakyat PKS dari Baki Sukoharjo, terlihat seorang ibu paruh baya dengan kerudungnya berjalan membawa sebungkus plastik. Belum diketahui isinya, namun mudah diduga bungkusan itu berisi makanan.

Perempuan ini lalu menggantungkan bungkusan di tempat yang tersedia. Sebelumnya kerangka besi yang sudah dipersiapkan itu terlebih dahulu terisi aneka macam bungkusan.

Berikut dialog singkatnya dalam bahasa Jawa.

“Sedang apa bu…” tanya Samrodin

“Bagikan makanan bagi yang mau,” jawab si ibu.

“Semoga barokah ya.. “Imbuh samrodin sambil mendoakan.

Memang pada masa bulan suci Ramadan yang berblaut wabah pandemi Covid-19 bermunculan aneka kegiatan masyarakat yang bersifat sosial dengn tujuan berbagi dengan sesama.

Di Solo ada tokoh perempuan yang keliling kota naik kendaraan roda dua dengan beronjong membagi-bagikan takjil dan hidangan pembuka puasa.

Dan di Kota Makmur ada cara tersendiri yakni didirikya pojok sedekah.

Kehadiran bulan ramadan yang tinggal menyisakan beberapa hari ini dimanfaatkan betul umat muslim dan lapisan masyarakat untuk berbagi kepada sesama. (Budi Santoso)

Editor : Sri Hartanto

 

Tinggalkan Pesan