Update Terkini, Toserba Luwes Wonogiri Segera Dibuka Lagi

toserba-luwes-wonogiri
TOSERBA LUWES : Toserba Luwes Wonogiri telah ditutup, Jumat (27/3). (suaramerdekasolo.com/Khalid Yogi)

WONOGIRI,suaramerdekasolo.com – Pemkab Wonogiri berencana mengizinkan kembali Toko Serba Ada (Toserba) Luwes Wonogiri untuk buka.

Hal itu dilakukan guna mengantisipasi terjadinya penumpukan massa atau memecah kepadatan massa menjelang Lebaran.

Toserba tersebut sempat diberhentikan hampir dua bulan oleh Pemkab karena tidak mengindahkan imbauan pemerintah dalam rangka pencegahan wabah virus corona (Covid-19).

Bupati Wonogiri Joko ‘Jekek’ Sutopo mengatakan pihaknya menerima informasi terjadinya kepadatan massa di Toserba lainnya, yakni di Toserba Baru Wonogiri. Oleh karenanya, dia akan mengambil kebijakan agar tidak terjadi konsentrasi massa yang terlalu padat di Toserba tersebut.

“Harus ada kebijakan untuk memecah kepadatan. Dengan beberapa pertimbangan untuk mengantisipasi penumpukan massa, Toserba Luwes akan dibuka,” katanya, Senin (18/5).

Meski demikian, dia menekankan agar Toserba Luwes menerapkan upaya antisipasi dan pencegahan Covid-19 sesuai standar kesehatan. Antara lain menjaga jarak antarmanusia (physical distancing), menyediakan tempat cuci tangan atau hand sanitizer dan sebagainya.

Terpisah, HRD Manager Luwes Wonogiri, Lakgiyatto mengatakan, pihaknya juga menunggu kebijakan dari Pemkab mengenai kapan diizinkan buka kembali. Dia mengaku siap jika Toserba tersebut sudah diizinkan buka.

Menurutnya, ketersediaan barang di Toserba Luwes masih mencukupi.

“Kalau diizinkan buka sebelum lebaran, karyawan yang dirumahkan akan kami kondisikan untuk masuk kembali dan membuka pelayanan,” katanya.

Seperti diketahui, Pemkab Wonogiri menutup Toserba Luwes Wonogiri mulai tanggal 27 Maret lalu. Alasannya, izin usaha perdagangan Toserba itu telah kedaluwarsa sejak 25 Februari 2017 silam.

Selain itu, mereka tidak mengindahkan imbauan pemerintah untuk menjaga jarak antarmanusia (social distancing) dalam rangka pencegahan penyakit virus corona (Covid-19). (Khalid Yogi)

Editor : Budi Sarmun

 

Tinggalkan Pesan