Lagi, Pemkab Klaten Kembali Raih Opini WTP dari BPK

klaten-raih-wtp
FOTO/DOK

KLATEN,suaramerdekasolo.com – Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Pemerintah Kabupaten Klaten Tahun 2019 mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Jawa Tengah.

”Alhamdulillan, tahun ini, BPK kembali memberikan opini WTP pada LKPD Pemerintah Kabupaten Klaten 2018. Tahun lalu, LKPD 2018 juga mendapat predikat WTP, jadi dua tahun berturut-turut dapat opini WTP,” kata Bupati Klaten Sri Mulyani, Selasa (19/5).

Selain Klaten, opini WTP dari BPK Perwakilan Jawa Tengah juga diraih Kabupaten Jepara, Magelang dan Pemalang. Penyerahan penilaian opini WTP dilakukan melalui video conference yang dipimpin Ayub Amali dari BPK Perwakilan Jawa Tengah.

“BPK memberikan penilaian opini Wajar Tanpa Pengecualian atau WTP kepada Pemerintah Kabupaten Klaten, Jepara, Magelang dam Pemalang. Kami ucapkan selamat, kepada pemerintah daerah yang membertahankan WTP. Tetapi kami masih menemui pengelolaan keuangan yang harus ditindaklanjuti,” jelas Ayub Amali.

Ayub Amali menambahkan, biasanya pemeriksaan melalui auditor di lapangan. Tetapi karena pandemi Covid-19, auditor tidak secara langsung sesuai standart pemeriksaan keuangan dan prosedur normal. Hanya metodenya saja yang berbeda yaitu melalui video conference.

”Terima kasih inspektorat sudah membantu pengecekan fisik, email dan teknologi informasi lain,” ujar dia.

Bupati Sri Mulyani mengaku bersyukur karena bisa mempertahankan opini WTP di saat Pemkab Klaten harus menghadapi pandemi Covid-19.

”Terimakasih atas masukan dan kritikan rinci, bimbingan dan saran tentang pengelolaan anggaran. Terimakasih kepada BPK Perwakilan Jawa Tengah atas opini WTP yang diberikan. Temuan akan segera ditindaklanjuti, kami mohon arahan dan pengarahan dari BPK,” kata Sri Mulyani didampingi Ketua DPRD Klaten Hamenang Wajar Ismoyo.

Di bawah kepemimpinan Bupati Sri Mulyani, Pemkab Klaten mencatat sejarah baru dengan meraih opini WTP dari BPK dalam dua tahun berturut-turut sejak 2018. Opini WTP juga pernah diraih atas pemeriksaan LKPD 2015. (Merawati Sunantri)

Editor : Budi Sarmun

 

Tinggalkan Pesan