Bupati Sragen : Kenormalan Baru Perlu Kesadaran Bersama

new-normal
FOTO ILUSTRASI

SRAGEN,suaramerdekasolo.com – Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati mengisyaratkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) bakal segera menatap new normal baru atau kenormalan di tengah pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Melandainya kasus Covid-19 dan semakin banyaknya pasien positif Covid-19 yang sembuh, jadi salah satu alasan Pemkab segera mewacanakan kenormalan baru di Kabupaten Sragen.

Yang pasti, dibutuhkan kesadaran bersama dari seluruh masyarakat dalam era kenormalan baru.

Wacana kehidupan normal menjadi salah satu pembahasan dalam prosesi Hari Jadi Kabupaten Sragen ke-274, pada Rabu (27/5).

Bupati Yuni menyampaikan, sekarang ini yang diperlukan dalam kenormalan baru adalah menyiapkan pola dan sikap seluruh masyarakat untuk terus menjalankan protokol kesehatan, bahkan meski pandemi Covid 19 dinyatakan sudah berakhir.

”Kebiasaan yang baik yang sudah dilaksanakan pada masa pandemi ini tetap dikedepankan dan dijalankan, seiring kita memasuki kenormalan baru atau new normal,” ujar Bupati Yuni, Kamis.

Yuni yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sragen ini menyebut, saat ini sudah terjadi tren penurunan angka penderita positif Covid-19 di wilayah Kabupaten Sragen.

Meski demikian, tetap diperlukan data komprehensif terlebih dahulu sebelum mencabut kegawatdaruratan covid-19 menuju kenormalan baru.

Yuni yang juga seorang dokter ini juga berharap masyarakat Sragen tetap sadar dan konsisten menerapkan protokol kesehatan saat kenormalan baru, dalam kehidupan sehari-hari.

Seperti pengenaan masker saat beraktifitas di luar, lebih baik di rumah bila tidak ada kepentingan yang penting dan mendesak, hingga tetap menghindari kerumunan.

Pasalnya, hal ini tetap penting dilakukan guna memastikan kegiatan masyarakat tetap aman dari virus korona. Perlu ada kesadaran bersama dari seluruh masyarakat dalam kenormalan baru.

“Pemerintah ingin masyarakat tetap bisa produktif meski ada pandemi, dengan selalu mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan,”.

Di sisi lain, hingga hari ini, kasus covid-19 di Sragen tinggal menyisakan 9 pasien positif yang dirawat.

Dari total 32 kasus positif hingga Rabu (27//5), terdapat sembilan pasien yang masih dirawat, 22 orang dinyatakan sembuh dan satu meninggal dunia. (Basuni Hariwoto)

Editor : Budi Sarmun

 

Tinggalkan Pesan