Lebaran Rindu Kampung, Tapi Pilih Tidak Pulang Imbau Alumnus SMA 6 Solo Membantu

alumni-sman-6-solo
BERIKAN IMBAUAN - R Sudirman, Staf Ahli Menteri PUPR mengimbau para Alumnus SMA N 6 Solo yang sudah mampu secara ekonomi, ikut membantu warga.(suaramerdekasolo.com/Anindito AN)

PULANG kampung bersama keluarga disaat lebaran, tentu sangat didambakan banyak orang.

Begitu pula yang diinginkan oleh Staf Ahli Menteri PUPR Ir R. Sudirman MM, bisa menikmati lebaran di Ngemplak, Boyolali, tempat tinggal kerabat dan orangtuanya.

Tapi apa mau dikata. Karena saat ini Pandemi Covid-19, sehingga pulang kampung bersama keluarga pun dibatalkan.

”Silaturahmi komunikasi dengan sesepuh di kampung halaman, cukup dilakukan dengan video call,” tutur R Sudriman, alumnus Fakultas Teknik Sipil UNS Sebelas Maret Tahun 1987.

Penggemar sate kambing Tambak Segaran Solo itu malah sibuk mengkoordinasikan penyaluran Bantuan Sosial Kementerian PUPR di Jakarta dan sekitarnya serta mengkoordinasikan penyaluran Bansos PUPR di Indonesia.

Sudirman menempuh masa belajar di Solo. Saat menamatkan SMP di Ngemplak, Boyolali, dia melanjutkan sekolah di SMA N 6 Solo serta kuliah di UNS Sebelas Maret.

Dia pernah duduk sebangku bersama Joko Widodo, kini Presiden RI, saat sama-sama masih sekolah di SMA 6 Solo.

Ketika Pandemi Covid-19 melanda negeri ini, bukan dihadapi dengan pesimistis. Tapi tetap semangat dan melakukan upaya agar bermanfaat bagi masyarakat Solo.

Karena selama Pandemi Covid-19, Sudirman ikut menggerakkan rekan-rekannya yang sudah mapan secara ekonomi, ikut membantu membagikan masker, hand sanitizer maupun vitamin.

Hal itu pernah dilakukan Sudirman bersama Ikatan Alumni SMA N 6 Solo (IKASMAVIS) di Kota Solo belum lama ini.

Punya Ikatan Emosional

Kepedulian terhadap warga Kota Solo dilakukan, karena punya ikatan emosional dengan Kota Bengawan itu.

Sudirman mengaku lahir di RS Panti Waloyo, Kerten, Solo, pada 14 Agustus 1961.

”Masa remaja saya banyak beraktivitas di kota ini. Sekolah SMA dan kuliah juga di Solo,” tutur Staf Ahli Menteri PUPR Bidang Sosial Budaya dan Peran Masyarakat saat berbincang, Jumat (29/5).

Sudirman bersama IKASMAVI Solo pernah mewujudkan kecintaan kepada warga Solo melalui bakti sosial membantu 3.000 paket bantuan berupa masker dan hand sanitizer serta vitamin di ke Kalurahan Nusukan dan Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Banjarsari.

”Dananya ya urunan. Saya mengimbau alumnus SMA 6 dan warga Kota Solo yang sudah mampu secara ekonomi saat Pandemi Covid-19 sekarang ini, supaya ikut hadir untuk membantu ditengah warga Kota Solo,” tutur Lelaki yang meraih gelar S-2 Magister Manajemen di Universitas Udayana Bali Tahun 2005 itu.

Dia berharap, meski Pandemi Covid-19, namun Kota Solo harus tetap menjadi Kota yang dirindukan banyak orang yang mencerminkan sebagai sebuah kota yang liveable city atau nyaman didiami (Anindito AN)

Editor : Budi Sarmun

 

Tinggalkan Pesan