Enam Pencuri Ditembak Polisi Wonogiri, Berusaha Melawan Petugas dan Melarikan Diri

0
kasus-pencurian-wonogiri
BARANG BUKTI : Kapolres Wonogiri AKBP Christian Tobing memperlihatkan barang bukti kasus pencurian di halaman Polres Wonogiri, Sabtu (30/5). (suaramerdekasolo.com/Khalid Yogi)

WONOGIRI,suaramerdekasolo.com – Polres Wonogiri berhasil mengungkap beberapa kasus pencurian kendaraan bermotor dan senapan angin, baru-baru ini.

Mereka menangkap enam tersangka kasus tersebut. Seluruh tersangka terpaksa ditembak karena berusaha melawan dan melarikan diri.

Kapolres Wonogiri AKBP Christian Tobing didampingi Kasatreskrim Iptu Ghala Rimba Doa Sirrang mengungkapkan, para tersangka terlibat dalam tiga kasus yang berbeda.

Yakni kasus pencurian kendaraan bermotor di Kecamatan Sidoharjo tanggal 6 April lalu, pencurian senapan angin di Kecamatan Giriwoyo tanggal 23 Mei lalu, dan satu komplotan pencuri kendaraan bermotor yang telah berkali-kali melakukan aksinya di Wonogiri.

“Dalam kurun waktu dua minggu di masa pandemi Covid-19 ini kami mengamankan enam pelaku curanmor yang terbagi menjadi dua kelompok dan satu pelaku pencurian dengan pemberatan. Enam pelaku itu merupakan residivis,” katanya, Sabtu (30/5).

Kapolres mengatakan, salah satu komplotan yang ditangkap itu beranggotakan Yoga Ariyanto (38) warga Kecamatan Karanganom, Kabupaten Klaten, Nanang Haryanto (35) warga Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul, dan Suyoko (30) warga Kecamatan Karangpandan, Kabupaten Karanganyar. Komplotan tersebut paling tidak telah tujuh kali menjalankan aksinya di wilayah Wonogiri.

Adapun kelompok lainnya beranggotakan Seno Bayu Aji (28) warga Kecamatan Jatisrono, Kabupaten Wonogiri dan Bayu Wira Prahadiastira (29) warga Kecamatan Jebres, Kota Surakarta. Komplotan itu mencuri sebuah sepeda motor Suzuki FU bernomor polisi AD 5849 CI di Kelurahan/Kecamatan Sidoharjo, Wonogiri 6 April lalu.

“Ada yang berperan mengawasi, ada juga yang menjadi eksekutor. Mereka berboncengan memantau kendaraan yang diparkir di rumah atau tempat-tempat parkir. Yang satu mengawasi dari sepeda motor, satunya lagi merusak dengan kunci T,” terangnya.

Sementara itu, seorang tersangka bernama Endra Harianto (27) warga Kelurahan Girikikis, Kecamatan Giriwoyo, Kabupaten Wonogiri ditangkap karena mencuri dua pucuk senapan angin. Dia melakukan aksinya di Desa Ngancar, Kecamatan Giriwoyo, 23 Mei lalu.

Setelah melakukan penyelidikan, polisi berhasil mengendus keberadaan para tersangka. Namun, saat dilakukan penangkapan, mereka berupaya melawan dan lari, sehingga Satreskrim Polres Wonogiri terpaksa melumpuhkan tersangka dengan tembakan di bagian kaki.

“Ada yang ditangkap di rumah, ada yang ditangkap di jalan,” ujarnya.

Dalam masa pandemi Covid-19 ini, polisi tetap berupaya mengungkap kasus untuk menjaga keamanan dan ketertiban agar masyarakat tetap tenang dan tidak resah.

“Kami berpesan kepada masyarakat agar lebih menjaga barang-barang, khususnya kendaraan bermotor, selalu gunakan kunci pengaman,” pintanya.(Khalid Yogi)

Editor : Budi Sarmun

Tinggalkan Pesan