Libur Siswa Sekolah di Boyolali Diperpanjang Sampai Akhir Juni

0
libur-sekolah
FOTO/ayobandung

BOYOLALI,suaramerdekasolo.com – Para siswa di Boyolali dipastikan belum bisa mengikuti kegiatan belajar mengajar di sekolah. Mereka diminta tetap belajar di rumah sebulan kedepan.

Kepala Disdikbud Boyolali, Darmanto sudah mengeluarkan surat edaran pelaksaan kegiatan belajar mengajar (KBM) di Boyolali. Surat bernomor 060/4433/4.1/2020 tertanggal 29 Mei 2020 itu mengatur lagi sekolah-sekolah dibawah naungan Disdikbud.

Yaitu mulai dari tingkat kelompok bermain hingga tingkat SMP baik negeri maupun swasta. Surat Edaran (SE) sebelumnya meminta para siswa untuk belajar di rumah selama satu bulan. Yakni dari tanggal 1 sampai dengan 31 Mei 2020.

“Namun setelah melihat perkembangan penyebaran Covid-19. Kegiatan belajar siswa dirumah kembali diperpanjang hingga tanggal 30 Juni mendatang,” katanya, Senin (1/6).

Nantinya, kalau situasi sudah membaik, maka siswa bisa kembali ke sekolah Kalender Pendidikan tahun ajaran baru 2019-2020.

Menurut Darmanto, perpanjangan libur sekolah ini diambil setelah melihat perkembangan situasi.

“Ini semua dalam upaya pencegahan perkembangan virus Corona di Kabupaten Boyolali.”

Selain itu juga berpedoman kepada SE Bupati Boyolali, Maklumat Kapolri dan SE Mendikbud serta SE Bupati nomor 0601/766/1.8/2020 tentang penyesuaian sistem kerja ASN dalam upaya pencegahan penyebaran COVID-19 di lingkup Pemkab Boyolali.

“Tentu menyesuaikan juga dengan SE Sekda tentang perpanjangan work from home (WFH).”

Seperti sebelumnya, meski sekolah libur, namun tidak bagi Kepala Sekolah, Koordinator PAUD, Dikdas dan LS. Mereka tetap wajib masuk kerja setiap hari. Mereka diminta membuat laporan jadwal pelaksanaan tugas di unit kerja masing-masing.

ASN yang melaksanakan tugas dari rumah tidak perlu melakukan presensi, namun mereka diwajibkan mengaktifkan alat komunikasinya. Juga melakukan koordinasi dan komunikasi lainnya terkait kedinasan serta siap jika diminta kerja di kantor.

“Mereka juga harus melaporkan hasil pekerjaannya setiap hari secara daring (online) kepada atasan secara berjenjang.”

Dari catatan, perpanjangan libur bagi siswa PAUD, SD dan SMP baik negeri maupun swasta di Boyolali ini sudah yang kesekian kalinya, akibat wabah virus Corona. Pertama Disdikbud Boyolali meliburkan mulai tanggal 20 hingga 28 Maret 2020.

Kemudian libur diperpanjang hingga 6 April 2020. Libur diperpanjang lagi selama satu bulan hingga 30 April 2020. Terakhir, libur siswa kembali diperpanjang selama satu bulan, hingga 31 Mei. (Joko Murdowo)

Editor : Budi Sarmun

Tinggalkan Pesan