Kapolri kembali Gelontorkan 6 ribu Ton Beras bagi Masyarakat Terdampak Covid-19

0
kabid-humas-mabes-polri
PENJELASAN : Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono memberikan penjelasan secara virtual ke awak media. (suaramerdekasolo.com/dok)

JAKARTA,suaramerdekasolo.com – Setelah menyalurkan enam ribu ton beras pada tahap pertama pendemi Covid-19. Pada tahap kedua Kepolisian Negara Rapublik Indonesia (Polri) bakal kembali menggelontorkan enam ribu ton beras kepada masyarakat yang terdampak langsung pandemi virus corona atau Covid-19.

Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono menyampaikan, tahap kedua pandemi Covid-19 ini, Persediaan Beras Polri ada 11 ribu ton di bulog dimana untuk tahap kedua akan disalurkan sebanyak enam ribu ton dan lima ribu ton sebagai cadangan.

“Sesuai perintah Kapolri pada bulan Juni akan didistribusikan ke tiap Polda sebanyak 25 ton dan Polres sebanyak 10 ton,” kata Argo dalam konferensi pers virtual di Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa (2/6).

Baca : Hadapi New Normal, Polda Jawa Tengah Buat Kampung Siaga Covid-19 di 284 Lokasi

Nantinya, puluhan ton beras tersebut dikelola langsung oleh Kapolda dan Kapolres setempat untuk diberikan langsung kepada masyarakat yang belum menerima atau tidak tersentuh oleh Bantuan Langsung Tunai (BLT) maupun bantuan sosial lainya dari pemerintah. Proses pendataan penerima dan pendistribusiannya, kata Argo, bersinergi dilakukan oleh jajaran Bhabimkamtibmas Polri dan Babinsa TNI yang ada diseluruh jajaran.

“Mereka akan pendataan ulang sehingga beras yang diberikan bisa tersalurkan tepat pada sasaran,” pungkas Argo.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Idham Azis telah memerintahkan seluruh jajaran Polres untuk menyisir warga di wilayahnya yang belum mendapatkan bantuan sosial. Untuk itu, sebanyak 500 Polres pun diminta menyiapkan 10 ton beras dan bahan pokok lainnya untuk dibagikan kepada warga terdampak Covid-19 yang belum terdata.

Baca : Cegah Covid-19, Polri Dirikan 284 Kampung Siaga yang Tersebar di 35 Wilayah Jawa Tengah

“Seluruh Polres menyiagakan 10 ton beras dan sembako lain untuk bisa segera disalurkan bagi masyarakat yang belum sempat mendapatkan bansos,” kata Idham dalam keteranganya, Sabtu (25/4).

Selain meminta agar jajarannya menyisir warga yang belum mendapat bansos, Kapolri juga memerintahkan jajaran agar memastikan kelancaran distribusi logistik dan bantuan sosial. (*)

Baca : Polri Siap Usut Kasus Ancaman Diskusi CLS UGM

Editor : Budi Sarmun

Tinggalkan Pesan