Beranda FIGUR R Sudirman Ajak Alumnus SMA 6 Solo Pioner Kenormalan Baru

R Sudirman Ajak Alumnus SMA 6 Solo Pioner Kenormalan Baru

sudirman-alumni-sman-6-surakarta1
KENORMALAN BARU- Staf Ahli Menteri PUPR R.Sudirman, mengajak para Alumnus SMA N 6 Solo yang berada di berbagai tempat bisa menjadi pioner dalam mewujudkan kenormalan baru.(suaramerdekasolo.com/Anindito AN)

KENORMALAN BARU sudah mulai dijalankan. Kebijakan pemerintah itu mulai dijalankan warga di sejumlah kota di Tanah Air.

Staf Ahli Menteri PUPR Ir R.Sudirman MM melalui rilis yang dikirimkan berharap agar banyak warga kota menjalankan new normal atau kenormalan baru.

”Petunjuk kenormalan baru mesti harus kita patuhi,” tutur R Sudirman, staf ahli Menteri PUPR Bidang Sosial Budaya dan Peran Masyarakat itu.

Dalam perbincangannya dengan sejumlah almunus SMA 6 Solo, Sudirman yang saat muda tinggal di Solo berharap agar alumnus SMA 6 Solo dan kalangan pendidik, mendukung dan menjadi pioner di lingkungannya dalam menjalani kenormalan baru. Sebagai pioner karena menaati petunjuk kenormalan baru.

Kenormalan baru akan dilakukan khalayak dengan membuka kembali aktivitas ekonomi, sosial dan kegiatan publik secara terbatas dengan tetap menggunakan protokol kesehatan terkait Covid-19.

”Sumbangsih yang bisa dilakukan dengan memberikan edukasi untuk warga dan lingkungan terkait kenormalan baru itu,” tutur penasihat Ikatan Alumni SMA VI Surakarta (IKASMAVISKA) itu.

Sosialisasi

Sudirman, teman sebangku di SMA 6 Joko Widodo kini Presiden RI, berharap rekan-rekannya yang kini tersebar di tanah air bisa ikut berperan aktif mengikuti kenormalan baru menyesuaikan dengan kondisi kabupaten/kota setempat.

sudirman-alumni-sman-6-surakarta2

Sebagai gambaran jika seseorang hendak pergi bekerja mengendarai sepeda motor menuju kantor, lanjut Sudirman maka harus memakai masker dan membawa bekal hand sanitizer. Pengendara sepeda motor sebaiknya mengenakan jaket serta sarung tangan.

“Diupayakan memiliki helm pribadi dan tidak dipakai bergantian dengan teman atau anggota keluarga yang lain,” pesan mantan Direktur Pengelolaan Sampah Dirjen Pengelolaan Sampah Limbah dan Bahan Beracun dan Berbahaya (PSLB3) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) itu.

Sudirman mengatakan masyarakat tidak mengekspresikan kenormalan baru sebagai bentuk kebebasan.

Dalam upaya menjalankan perilaku kehidupan dan bersosial pada kenormalan baru, Social Analysis Mainstream Base and Strategic (SAMBAS) Syndicate atau SS dan Pengurus Besar Persatuan Artis Film Indonesia (PB-PARFI) menyikapi kenormalan baru itu yang dituangkan dalam Memorandum of Understanding (MoU), pada 1 Juni lalu.

Sekber SS-Parfi didampingi Anggota Dewan Penasihat Sambas Syndicate (SS) R.Sudirman menyampaikan paparan rencana berbagai kegiatan yang akan dilakukan oleh Sekber SS-PARFI dalam sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang perilaku New Normal dimasa Pandemi Covid-19.(Anindito AN)

 

TIDAK ADA KOMENTAR

Tinggalkan Pesan