Masuk Tahap Penyusunan Amdal, Pematokan Lahan Berlanjut

0
tol-solo-yogya
PATOK TOL: Patok warna merah terpasang di lahan pesawahan sebelah barat Mapolsek Banyudono. (suaramerdekasolo.com/Joko Murdowo)

BOYOLALI,suaramerdekasolo.com – Pematokan lahan tol Solo- Yogya terus berlanjut. Dari pematokan tersebut, diketahui pasti lahan yang terkena pembebasan.

Di wilayah Kecamatan Banyudono misalnya, patok-patok dari cor beton berwana merah putih dan kuning putih terlihat sudah terpasang di tengah areal persawahan maupun di pinggir jalan. Patok yang dipasang berurutan menunjukkan calon jalur tol.

Jalan tol ruas Solo – Yogya bakal menerjang 9 desa di dua kecamatan di Boyolali, yaitu Kecamatan Banyudono dan Sawit. Lima desa di Kecamatan Banyudono, yaitu Desa Banyudono, Batan, Kuwiran, Sambon dan Jembungan.

Sedangkan di Kecamatan Sawit akan melintasi empat desa yakni Desa Guwokajen, Bendosari, Jatirejo dan Kateguhan.

Total ada sekitar 1.043 bidang tanah di Boyolali yang bakal terkena proyek ini.

Bahkan sejumlah fasilitas umum yang bakal terkena proyek tersebut. Antara lain, jembatan timbang di jalan Solo-Semarang, Mapolsek Banyudono, Kantor dan Balai Desa Kuwiran, PAUD Pertiwi Kuwiran, SDN Kuwiran, Kantor Desa Guwokajen dan SDN Kateguhan.

Menurut Asisten II Setda Boyolali, Widodo Muniru Ahmadi, tahapan proyek jalan tol Solo – Yogya saat ini memasuki tahap persiapan penyusunan amdal. Pematokan di Kecamatan Banyudono dan Sawit, dalam rangka untuk pemetaan dan penetapan lokasi (Penlok) oleh Gubernur.

“Mudah-mudahan kegiatan pematokan mendapat dukungan dari masyarakat dan pemilik lahan,” ujarnya, Senin (15/6).

Dijelaskan, usai kegiatan pematokan maka tahapan selanjutnya adalah pemetaan serta inventarisasi luas dan pemilik tanah yang bakal terkena proyek.

Dari pantauan, patok-patok itu terlihat di areal pesawahan di Desa Kuwiran dan Jembungan. Patok juga terlihat di pintu keluar jalan tol Semarang – Solo di ujung gerbang tol Colomadu. Nantinya, jalan tol Solo – Yogya rencananya akan menyambung dengan jalan tol ruas Semarang – Solo dan Solo – Kertosono di exit tol Colomadu.

Gerbang tol Colomadu akan dibongkar dan dipindahkan ke wilayah Banyudono. Yaitu, sebagai pintu keluar masuk, baik untuk ruas Solo – Yogya, Semarang – Solo maupun Solo – Kertosono. Lokasinya akan berada di areal pesawahan barat Mapolsek Banyudono saat ini. (Joko Murdowo)

Editor : Budi Samun

Tinggalkan Pesan