Bank Indonesia Perpanjang Beasiswa Bagi Mahasiswa Unisri

unisri-bank-indonesia
FOTO DIRI : Rektor Unisri Surakarta, Prof Dr Sutardi

SOLO,suaramerdekasolo.com – Kantor Perwakilam Bank Indonesia (BI) Solo memutuskan untuk memperpanjang program beasiswa bagi mahasiswa di Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta, yang mulai diberikan tahun lalu.

Penandatanganan kerja sama program beasiswa antara Bank Indonesia Solo dengan Unisri dilakukan secara virtual, Kamis (18/6). Rektor Unisri Prof Dr Sutardi, berterima kasih atas kepercayaan dari Bank Indonesia tersebut.

“Ini sebuah kepercayaan, ini amanah. Kami berterima kasih dan akan menjaga kepercayaan ini sebaik baiknya ,” kata rektor.
Selain Unisri, di wilayah Soloraya ini hanya Universitas Sebelas Maret (UNS) dan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta yang mendapat beasiswa dari bank sentral tersebut

“Kuota beasiswa bagi Unisri dan IAIN sama, yakni masing masing sebanyak 50 mahasiswa, sementara UNS 75 orang,” kata Yuni Herlina, dari Fungsi Komunikasi dan Koordinasi Kebijakan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Solo.

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Kerja Sama Dan Alumni Unisri, Dr Sutoyo menambahkan, dalam penerimaan beasiswa Bank Indonesia, Unisri hanya melakukan seleksi internal saja, untuk mengambil 200 mahasiswa dari berbagai fakultas yang mendaftar.

Dari 200 mahasiswa itu diseleksi lagi oleh Bank Indonesia dan hanya diambil 50 orang sebagai penerima. Beasiswa akan diberikan dalam satu tahun atau dua semester.

Namun bagi mahasiswa yang sudah menerima periode sebelumnya, juga masih bisa untuk menadapatkan lagi beasiswa dari Bank Indonesia itu, tapi maksimal dua periode.

“Hanya saja, mahasiswa itu juga harus lolos seleksi pada periode berikutnya,” kata doktor lulusan UNS itu.

Sutoyo mengatakan, masyarakat khususnya para lulusan SMA/SMK/MA bisa memanfaatkan beasiswa dari Bank Indonesia tersebut dengan berkuliah di Unisri.

Selain beasiswa dari Bank Indonesia, Unisri juga menyediakan banyak beasiswa bagi mahasiswa. Seperti beasiswa bidikmisi, BPMKM, PPA, dan beasiswa lainnya.

Terkait penerimaan mahasiswa baru, kata Sutoyo, sudah banyak orang yang mendaftar, baik langsung maupun online. Pendaftaran gelombang pertama akan ditutup 25 Juli. Namun setelah itu, Unisri akan membuka lagi pendaftaran lagi di gelombang kedua, tentu saja dengan uang gedung yang sudah berbeda.

“Untuk mahasiswa baru yang mendaftar di gelombang pertama hanya dikenakan uang gedung senilai Rp 4,5 juta,” pungkasnya. (Vladimir Langgeng)

Editor : Budi Sarmun

 

Tinggalkan Pesan