Kutuk Keras Aksi Penyerangan Polisi di Cemoro Kandang

0
eva-yuliana
FOTO DIRI: Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Nasdem, Eva Yuliana

SOLO, suaramerdekasolo.com– Aksi penyerangan terhadap petugas kepolisian di Cemoro Kandang, Karanganyar dikutuk oleh anggota DPR RI dari Fraksi Partai Nasdem, Eva Yuliana.

Menurutnya aksi brutal tersebut sudah tidal bisa ditoleransi lagi. Polisi telah berindak tegas untuk melumpuhkan pelaku yang belum diketahui identitasnya.

Akibat aksi barbar yang dilakukan pelaku yang menyamar sebagai masyarakat pecinta alam tersebut membuat seorang anggota Polres Karanganyar, Bripda Hanif Ariyono, luka sobek serius di bagian leher kanan dan punggung. Korban merupakan driver Wakapolresta Karanganyar, Kompol Busroni, yang diduga menjadi sasaran utama penyerangan.

Aksi tersebut membuat Kompol Busroni juga mengalami luka di tangan kirinya akibat terkena sabetan sabit. Selain menyerang dua anggota polisi, satu warga masyarakat yang berusaha menghentikan aksi pelaku juga mengalami luka di bagian tangan dan punggung sabetan sabit yakni Jarot Broto yang ikut membantu membekuk pelaku.

Pelaku yang belum diketahui identitasnya tewas setelah dilumpuhkan petugas dengan senjata api.

“Aksi penyerangan terhadap petugas kepolisian seperti ini tidak boleh lagi terjadi. Saya mengutuk keras aksi kekerasan seperti ini. Apa pun motivasinya, penyerangan terhadap petugas negara adalah pelanggaran hukum yang relatif berat,” tegas Eva, Anggota Komisi III DPR RI.

Lepas dari peristiwa tersebut, Eva yang merupakan anggota Fraksi Nasdem mengapresiasi kesiapan dan kesigapan Anggota Polres Karanganyar, dalam menangani kasus penyerangan ini. Warga masyarakat diminta tetap tenang menanggapi kasus penyerangan tersebut.

“Hal ini menjadi bukti kita memiliki satuan petugas kepolisian yang siap dan sigap terhadap segala kemungkinan kejahatan yang mengancam. Saya mengapresiasinya secara khusus. Namun begitu, saya mohon kasus ini diusut hingga tuntas. Siapakah identitas pelaku penyerangan. Dan bila mungkin, ditemukan juga motif sebenarnya penyerangan yang dilakukan,” tegas Eva lagi. (Sri Hartanto)

Editor : Budi Sarmun

Tinggalkan Pesan