Bawaslu Solo Mulai Lakukan Pengawasan Verfak Pendukung Pasangan Bajo

0
verfak-pendukung-bajo
FOTO/DOK

SOLO,suaramerdekasolo.com – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Surakarta mulai hari ini melaksanakan pengawasan terhadap proses verifikasi faktual Bakal calon perseorangan(Bacaper) Bagio Wahyono – FX Suparjo (BAJO).

Sesuai data Bawaslu Solo, sebanyak 54 kelurahan merata di 5 kecamatan terdapat masyarakat yang memberikan dukungan terhadap bacaper tersebut.

Ketua Bawaslu Solo Budi Wahyono menyebutkan pasca dilaksanakannya penyerahan berkas salinan B1.kwk dari PPK ke PPS yang dilaksanakan hari ini, maka PPS dan petugas verifikasi mulai mendatangi para warga pemberi dukungan.

Para petugas verifikator memastikan kebenaran dari dukungan yang dituangkan dalam formulir B1 kwk.

“Sesuai ketentuan di PKPU nomer 5/2020 tentang tahapan, program dan jadwal Pilkada Serentak 2020 maka pada hari ini tanggal 28 Juni 2020 Bawaslu melakukan pengawasan verfak melekat bacaper yang telah lolos vermin yg dilakukan oleh PPS dan verifikator yg direkrut oleh KPU. Pengawasan verfak bertujuan utk memastikan kebenaran data pendukung mulai dari kesesuaian nama, alamat , NIK dan surat dukungan,”terang Budi Wahyono disela kegiatan pengawasan pagi ini( Minggu 28 Juni 2020).

Budi Wahyono menyebutkan ,Bawaslu jg mengawasi kepatuhan petugas verifikator terhadap protokol kesehatan Covid-19. Alat Pelindung Diri (APD) wajib dikenakan oleh petugas verifikator. Meliputi masker, face Shield, sarung tangan dan hand sanitizer.

Pihaknya juga memastikan verifikator menggunakan alat tulis sendiri. Hal ini merupakan pencegahan agar verifikator menjadi penular atau bahkan tertular Covid-19.

Oleh karenanya Budi menegaskan Jajaran Bawaslu dalam melakukan pengawasan juga wajib mematuhi protokol covid19.

“Pengawas wajib dilengkapi ID card, alat kerja pengawasan yg rinci dan melaporkan hasil pengawasan per-hari selama 14 hari kegiatan pengawasan verfak ini. Selain itu peralatan berbasis internet seperti handphone android atau sejenisnya juga mutlak dibawa saat pengawasan,”tegas Budi.

Sementara itu ditemui terpisah anggota Bawaslu Solo divisi pengawasan dan Hubungan antar Lembaga Muh Muttaqin menyebutkan beberapa hal menjadi titik rawan dalam pengawasan kegiatan kali ini.

Selain penularan virus Covid-19 kepada penyelenggara, pihaknya mewaspadai adanya data dukungan yang tidak memenuhi syarat dari 35.142 dukungan milik BAJO.

“Artinya data dukungan ini kita pastikan valid dan sesuai ketentuan. Dalam pelaksanaan verfak ini tim Bacaper dari BAJO juga menerjunkan personil di lapangan, beberapa diantara mereka juga menjadi penunjuk jalan,”ungkap Muh Muttaqin.

Pihaknya mencatat PPS /verifikator di beberapa wilayah kecamatan sudah melakukan verifikasi faktual sejak pagi tadi. Sementara beberapa wilayah lainnya menjadwalkan verifikasi sore hari hingga malam hari ini.

“Tiga personil dari Bawaslu Kota Solo diterjunkan di tiap kecamatan selama 14 hari melakukan monitoring dan supervisi di lapangan membersamai panwas kelurahan dan kecamatan. Kita berharap agar pelaksanaan verfak taat protocol covid dan sesuai mekanisme PKPU,”pungkas Muh Muttaqin. (Budi Santoso)

Editor : Sri Hartanto

Tinggalkan Pesan