Kerusakan Jalan Di Desa Gilirejo Miri Bisa Timbulkan Kerawanan Sosial

jalan-rusak-miri-sragen
TAMBAL JALAN - Sejumlah warga bergotong royong menambal jalan rusak di Desa Gilirejo Baru, Kecamatan Miri, Sragen, menggunakan pasir dan batu padas. (suaramerdekasolo.com/Anindita AN)

SRAGEN,suaramerdekasolo.com – Kerusakan jalan di Desa Gilirejo Lama maupun di Desa Gilirejo Baru, Kecamatan Miri, Sragen, bisa menimbulkan kerawanan sosial masyarakat setempat.

Sebab akibat jalan rusak menyebabakan arus lalu lintas tidak lancar, serta mengakibatkan pengendara sepeda motor, terutama pengendara wanita terjatuh akibat selip saat melewati jalan rusak itu.

”Kalau kerusakan jalan tidak diperhatikan, bisa menimbulkan kerawanan sosial,” tutur Didik Suryadi, warga Desa Gilirejo Lama, Miri, Kamis.

Penambahan kerusakan infrastruktur setiap tahun, lanjut Didik tidak sebanding dengan perbaikan yang dilaksanakan. Sehingga di Desa Gilirejo terkesan kalau kerusakan jalan itu kurang mendapatkan perhatian Pemkab Sragen melalui DPUPR.

Sejumlah warga yang dihubungi menuturkan banyak warga terpaksa urunan untuk mendatangkan tanah urug padas, guna menambal jalan.

”Pemancing ikan di Waduk Kedung Ombo di wilayah Gilirejo pun ikut membantu iuran, guna menambal jalan,” tuturnya.

Kondisi semacam itu, lanjut Didik jika dibiarkan akan menimbulkan kerawanan sosial. Sejumlah warga Desa Gilirejo mengungkapkan, patroli keamanan dari Polsek Miri mestinya lebih ditingkatkan untuk memantau kondisi di sejumlah jalan di wilayah Desa Gilirejo Lama dan Desa Gilirejo Baru, untuk mengantisipasi kerawanan.

Sudah Disurvey

Kepala DPUPR Sragen Marija saat dimintai konfirmasi mengatakan memang masih ada kerusakan infrastruktur jalan dan jembatan di Desa Gilirejo Lama dan Desa Gilirejo Baru.

Namun DPUPR Sragen tidak tinggal diam. Sebab kerusakan infrastruktur jalan dan jembatan diperbaiki. Sejak jembatan Muneng di Desa Bagor, Kecamatan Miri selesai dibangun tahun 2019, lanjut Marija perencanaan pembangunan infrastruktur jalan menuju arah Desa Gilirejo Lama, diperhatikan.

Dikatakan Tim DPUPR Sragen sudah melakukan survey proyek infrastruktur di Desa Gilirejo Lama dan Desa Gilirejo Baru yang akan didanai dari APBD Perubahan Sragen. Tim survey sudah mengecek calon proyek jalan, talud dan gorong-gorong di Desa Gilirejo lama.

”Proyek yang akan digarap jalan di Dukuh Tanggulrejo Desa Gilirejo Lama. Jalan itu akan di cor beton dan dilebarkan, sesuai permintaan warga melalui Parjo, Kades Gilirejo lama,” ujar Marija.

Tim survey megungkapkan, kondisi ruas jalan Dukuh Tanggulrejo layak segera diperbaiki, karena jalurnya sempit dan menanjak. Di lokasi itu pernah ada truk membawa material bangunan melorot, karena tidak mampu mendaki tanjakan yang menikung. (Anidito AN)

Editor : Budi Sarmun

 

Tinggalkan Pesan