Peternak di Wonogiri Berhasil Memelihara 2.500 Domba, Ini Rahasianya

0
peternak-domba-wonogiri
MEMBERI PAKAN : Mulyoko (35) memberi pakan domba di peternakannya Dusun Pare RT2 RW3 Desa Pare, Kecamatan Selogiri, Kabupaten Wonogiri, baru-baru ini. (suaramerdekasolo.com/Khalid Yogi)

WONOGIRI,suaramerdekasolo.com – Menjelang Idul Adha, sebuah peternakan di Kabupaten Wonogiri bisa memelihara domba hingga 2.500 ekor untuk mencukupi kebutuhan kurban.

Seperti yang dilakukan pasangan suami isteri Mulyoko (35) dan Siti Aprilia Ramadani (31) pemilik peternakan Sekar Mendho Farm di Dusun Pare RT2 RW3 Desa Pare, Kecamatan Selogiri, Kabupaten Wonogiri.

Yoko menuturkan, peternakan yang dia kelola tidak langsung besar begitu saja. Namun juga mengalami jatuh bangun dan menghadapi sejumlah kegagalan. “Saya mulai beternak sejak tahun 2007 dengan hanya 20 ekor domba di daerah Bantarangin, Wonogiri,” katanya, Kamis (2/7).

Ternaknya terus bertambah dan mulai memperluas kandang. Tetapi ketika sudah mampu membangun kandang berkapasitas 400 ekor, angin kencang merobohkan bangunannya. Alhasil, mereka terpaksa membangun kembali dari awal. “Pernah, dalam satu periode 3 bulan ada 90 domba yang mati,” ujarnya.

Mereka juga terpaksa beberapa kali pindah karena sebagian masyarakat tidak kuat dengan bau kambing. Akhirnya, mereka membangun peternakan yang agak jauh dari permukiman. “Saya sadar, walaupun beberapa orang tidak merasa bau, tetapi ada orang yang tidak kuat karena sensitif dengan bau. Mudah-mudahan di lokasi yang sekarang ini, tidak ada lagi masalah itu,” harapnya.

Yoko terus belajar kepada peternak lain. Salah satu yang dia pelajari adalah meramu pakan yang tepat.

Peternak pada umumnya memberi pakan berupa komboran dan dedaunan hijau. Namun, Yoko justru lebih banyak memberi pakan kering, seperti bungkil kacang hijau, bungkil jagung, jagung, bungkil kedelai, bungkil kacang, bungkil kopra, bungkil sawit, bekatul, polar, kulit singkong, hingga onggok singkong kering.

Menurutnya, pakan dengan nilai gizi yang pas meskipun mahal, hasilnya jauh lebih menguntungkan. “Peternak umumnya butuh 10 kg pakan hijauan per hari untuk satu ekor kambing. Kalau ternaknya 40 ekor, butuhnya bisa 40 kuintal, mau cari di mana? Sedangkan saya ternaknya 1.500 ekor pakannya cukup 1-1,5 ton per hari,” terangnya.

Untuk mempermudah pemberian pakan, dia membuat rel di dalam kandang. “Gerobaknya saya kasih rel, jadi tinggal meluncur pakai gaya gravitasi,” imbuhnya.

Sekar Mendho Farm saat ini memelihara 1.500 domba. Jika ditambah dengan mitra-mitranya, jumlahnya mencapai 2.500 ekor domba.

Adapun kendala menjelang Idul Adha adalah mengatur pengiriman. Kebanyakan pembeli minta dikirim H-1 Idul Adha. Oleh karenanya, dia juga melayani pengiriman H-2 Idul Adha.

“Kalau ingin berkurban sekaligus merasakan bagai mana beternak domba walau hanya satu hari, kami bisa mengirim H-2. Kami akan menyediakan paket pakan yang cukup bersama domba yang dipesan. Sehingga tidak perlu repot-repot mencari pakan,” terangnya. (Khalid Yogi)

Editor : Budi Sarmun

Tinggalkan Pesan