New Normal, Sejumlah Gereja di Boyolali Gelar Kebaktian Terbatas

gereja-boyolali-new-normal
CEK SUHU TUBUH: Jemaat GSJA Imanuel dicek suhu tubuhnya dengan termogun sebelum masuk gereja. (suaramerdekasolo.com/Joko Murdowo)

BOYOLALI,suaramerdekasolo.com – Kondisi new normal disambuat gembira masyarakat. Mereka dapat beraktifitas sesuai protokol kesehatan yang telah ditetapkan.

Hal ini juga disambut gembira jemaat Gereja Sidang Jemaat Allah (GSJA) Imanuel Boyolali Kota. Pasalnya, mereka bisa kembali menggelar kebaktian seperti biasa pada Minggu (5/7). Hanya saja, para jemaat tetap harus mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah dan WHO.

Dimana setiap jemaat yang datang wajib mencuci tangan dengan menggunakan sabun. Pihak gereja sudah menyediakan kran air mengalir di depan gereja. Selanjutnya, jemaat juga dicek suhu tubuh dengan menggunakan termogun.

Bagi yang suhu tubuhnya melebihi ketentuan, disarankan agar memeriksakan diri ke rumah sakit atau dokter. Begitu masuk lingkungan gereja, jemaat juga kembali disemprot dengan disinfektan.

Bahkan, sepatu atau sandal juga dicelupkan ke dalam ember berisi cairan disinfektan. Tak hanya itu saja, tangan kemudian disemprot pula dengan cairan disinfektan. Barulah jemaat diizinkan masuk gereja untuk mengikuti kebaktian.

Itu saja, posisi duduk para jemaat diatur sedemikian rupa atau dengan menggunakan jarak. Hal itu dimaksudkan agar jemaat tidak duduk berdempet hingga bisa berpotensi terjadi penularan Covid-19.

Menurut Pendeta GSJA Imanuel, Krishandrika, pihaknya kembali menggelar kebaktian secara offline di gereja dengan berpatokan SE Menteri Agama No 15/2020 tentang Penyelenggaraan Ibadah di Rumah Ibadah.

Juga Peraturan Depkes bahwa yang diperbolehkan ibadah untuk usia diatas 18 tahun dan dibawah 65 tahun. Bagi yang berusia dibawah 18 tahun dan diatas 65 tahun bisa mengikuti ibadah secara online di rumah masing- masing.

“Jadi, ibadah atau kebaktian ini digelar secara offline sekaligus online,” katanya. (Joko Murdowo)

Editor : Budi Sarmun

 

Tinggalkan Pesan