Waspada! Mengonsumsi Makanan Ini dapat Menyebabkan Kematian Jika tak Benar Pengolahannya

ikan-buntal

DI dunia ini, sumber makanan begitu berlimpah, baik yang dihasilkan oleh tumbuhan maupun hewan. Olahannya pun bisa bermacam-macam, tergantung dari daerah di mana kuliner itu berasal.

Selain dapat diolah menjadi kuliner yang enak, bahan makanan tertentu juga mengandung nutrisi yang baik jika dikonsumsi secara tepat. Sebaliknya, bisa jadi buruk jika cara pengolahannya salah.

Namun, sebenarnya tidak semua bahan makanan baik untuk dikonsumsi, seperti beberapa bahan makanan berikut ini yang cukup berbahaya bila dikonsumsi. Apa saja? Simak daftar lengkapnya!

  1. Kerang Darah
kerang-darah

Makanan ini kerap ditemukan di restoran-restoran seafood, terutama di wilayah Indo-pasifik di mana hewan ini banyak ditemukan.

Rasa dari kerang ini cukup enak, bertekstur kenyal dan tambah nikmat jika disantap dengan sambal nanas.

Tetapi, ada risiko berbahaya jika mengonsumsinya terlalu banyak, seperti Hepatitis A, E, disentri, dan tipus. Kejadian ini pernah menimpa Shanghai pada tahun 1988, di mana lebih dari 300.000 orang sakit keras karena memakannya, dan 31 orang meninggal.

Memang tidak bisa disalahkan bahwa kerang yang jadi aktor utamanya, bisa saja karena cara pengolahannya yang kurang steril atau foktor lain sebagai pemicunya.

Yang pasti, kerang adalah hewan laut yang dapat menyaring air sampai 40 liter sehari, di mana ia akan menyaring makanan, sekaligus ada kemungkinan menyimpan bakteri, kimia, serta virus berbahaya di dalamnya.

Apalagi, jika kerang tersebut berasal dari laut yang airnya sudah tercemar.

2.Ikan Buntal

ikan-buntal

Di Jepang, ikan buntal atau yang dikenal dengan Fugu ini merupakan hidangan istimewa yang harganya cukup mahal.

Tetapi, tidak semua koki boleh mengolah ikan buntal ini, memerlukan pelatihan setidaknya tiga tahun untuk mendapatkan lisensi.

Itu karena terdapat bagian pada tubuh ikan yang mengandung tetrodotoxin, yang merupakan neurotoksin kuat yang dikatakan 200 kali lebih mematikan bagi manusia daripada sianida.

Racun ini terdapat pada beberapa bagian ikan, seperti hati dan usus.

Jika sedikit saja tetrodotoxin berhasil masuk ke dalam daging, cuma sedikit harapan untuk selamat. Artinya, nyawa Anda juga bergantung pada koki yang mengolahnya.

Gejala yang dirasakan karena racun ikan buntal seperti mati rasa pada area mulut, kelumpuhan, dan pada akhirnya berujung pada kematian yang dapat terjadi dalam 20 menit sampai 24 jam setelahnya.

3.Ubur-ubur Nomura

ubur-ubur-nomura
FOTO/https://www.telegraph.co.uk

Ubur-ubur Nomura, yang juga dikenal sebagai Echizen Kurage, adalah spesies ubur-ubur besar yang mampu tumbuh hingga dua meter panjangnya dan berbobot 200 kg.

Meskipun ubru-ubur ini tidak memiliki nilai ekonomis, namun di negara Jepang hewan ini kerap dikonsumsi dan dianggap makanan yang lezat.

Yang membuat ubur-ubur ini berbahaya bukan karena bagian dari tubuhnya seperti ikan buntal, tapi lebih kepada cara pengolahannya.

Jika ubur-ubur dimakan secara mentah, ada kemungkinan untuk terkena racun ubur-ubur yang menyebabkan gatal, bengkak, peradangan sampai dengan kematian.

Terlepas dari bahaya Echizen Kurage, jika diolah oleh orang yang tepat, bahan makanan ini bisa menjadi kuliner yang lezat. Bahkan, di Jepang sendiri ada perusahaan yang memproduksi es krim ubur-ubur rasa vanilla yang terbuat dari ubur-ubur ini.

4.Singkong Mentah

singkong-mentah

Tenang, Anda jangan takut dulu! Meski Anda sering makan singkong, Anda tak perlu khawatir keracunan, asal pengolahannya benar.

Yang membuat singkong menjadi berbahaya ialah saat dikonsumsi mentah-mentah. Anda tentu tak pernah makan singkong mentah bukan?

Singkong mentah mengandung racun yang disebut linamarin. Ketika linamarin memasuki tubuh Anda, ia akan berubah menjadi bentuk sianida mematikan yang disebut sianogen glikosida.

Kasus yang mengerikan akibat keracunan singkong pernah terjadi di Filipina pada tahun 2005 silam. Di mana 27 anak sekolah mengalami kematian akibat mengonsumsi singkong beracun.

Untuk mengolahnya dengan benar, kulit singkong harus dikupas, dibilas dengan air sampai bersih dan direbus sampai empuk. Jangan pernah memakan singkong mentah-mentah, atau risiko kematian mengintai Anda!

5. Buah Ackee

ackee

Buah asal Jamaika ini tidak dapat ditemui di sembarang supermarket, karena mengandung hypoglycin, yaitu sejenis racun yang berbahaya.

Jika buah ini dikonsumsi sebelum matang, kemungkinan seseorang akan terbaring di Rumah Sakit atau bisa juga berakhir di ruang Jenazah!

Gejala yang dialami jika keracunan buah Ackee ini seperti muntah-muntah. Saking seringnya muntah sampai menyebabkan kematian.

Bagian yang mengandung racun terdapat pada biji buah, sedangkan daging buah masih bisa dimakan, asalkan buah telah matang sempurna secara alami. (ivan)

Editor : Budi Sarmun

 

Tinggalkan Pesan