Tunggu Rekomendasi KASN, Pelantikan Kadinas Molor

mutasi-pejabat
FOTO ILUSTRASI

KARANGANYAR,suaramerdekasolo.com – Pelantikan kepala dinas di lingkungan Pemkab Karanganyar molor karena menunggu rekomendasi Komisi Aparat Sipil Nasional (KASN) yang sampai saat ini masih dalam proses dan belum turun dari pusat.

Sekda Sutarno mengatakan hal itu menjawab pertanyaan soal molornya pelantikan, Jumat (10/7/2020). Ia mengatakan, ada sembilan kepala dinas yang sudah diproses oleh panitia seleksi dan sudah selesai, ada masing-masing tiga nama di dinas tersebut, kecuali Disdagnakertrans yang hanya dua calon.

‘’Nama yang dipilih oleh Pak Bupati sudah dimintakan ke KASN dan setelah turun rekomendasinya baru dilantik. Dan memang di jadwal pelantikan sudah tertera tanggal 3 Juli. Tapi karena rekomendasi belum turun, ya molor,’’ kata dia.

Bupati Juliyatmono mengatakan, jadwal itu hanya sebagai ancer-ancer untuk pansel mengadakan seleksi dari 33 calon yang mendaftar saat itu. Jadi tidak mutlak harus sesuai jadwal 3 Juli. Bisa saja molor karena tergantung dari kapan KASN menurunkan rekomendasinya.

Dan juga setelah turun pun tidak mesti harus saat itu juga dilantik, tetapi masih menunggu jadwal longgarnya Bupati mengadakan pelantikan. Yang jelas nama-nama sudah dikirim ke KASN tinggal menunggu saja hasil akhirnya. Sebab KASN memerlukan penelitian juga.

Tentang nama yang diusulkan, Bupati mengatakan tidak akan keluar dari tiga nama yang sudah dicalonkan untuk masing-masing dinas. Masing-masing sudah dirangking oleh pansel sesuai hasil uji kelayakan.

Bupati memiliki kewenangan memilih tiga nama tersebut untuk dipilih salah satunya. Tidak boleh keluar dari nama-nama yang sudah direkomendasikan pansel, meski memiliki hak semacam prerogatif untuk menentukan calon kadinas.

Tuhana SH MSi, dosen FH UNS yang juga ketua pansel menambahkan, kewenangan Bupati sudah diatur dalam Undang-undang, memilih satu dari tiga nama. Dan tidak mesti harus rangking satu yang dipilih. Pokoknya tiga nama itu yang direkomendasi pansel layak jadi kadinas tersebut.

‘’Jadi tidak boleh keluar dari nama yang sudah ada, sebab pansel sudah membuka peluang semua untuk mendaftar, dan trernyata hanya 33 orang yang memenuhi syarat dan mengikuti uji kelayakan. Jadi nama yang lolos itu yang dipilih salah satu dan diusulkan ke KASN yang sekarang sedang ditunggu hasilnya. (Joko DH)

Editor : Budi Sarmun

 

Tinggalkan Pesan