Duh ! Pasar Gemolong Sragen Ditutup Sementara

0
pasar-gemolong-sragen
Foto/dok

SRAGEN,suaramerdekasolo.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen akan menutup sementara aktivitas Pasar Gemolong selama lima hari terhitung mulai hari Rabu (22/7) pukul 00.00 WIB sampai dengan Senin (27/7) pukul 00.00 WIB.

Penutupan pasar tradisional tersebut dilakukan karena ada satu pedagang terkonfirmasi positif virus Corona (Covid-19) berdasarkan hasil swab test yang keluar pada Minggu (19/7/2020).

“Karena ada satu orang pedagang dari Pasar Gemolong yang terkonfirmasi positif covid-19, yakni Pasien N (64 tahun) berjenis kelamin perempuan, sebelumnya pasien N ini berstatus sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di RSUD dr. Soeratno Gemolong,” terang Bupati Sragen, dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati usai memimpin rapat bersama Dinas terkait, Senin (20/7) di Ruang kerja dinas Bupati Sragen seperti duktip dari Kominfo Sragen.

Oleh karena itu, Guna mencegah penyebaran virus Covid-19 Pemkab Sragen melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) akan berkoordinasi dengan para pedagang untuk menutup sementara pasar Gemolong dan melakukan sterilisasi secara masif.

“Hari ini saya minta Disperindag untuk sosialisasi, dan mulai besok Selasa (21/7) pedagang bisa dulu pindah-pindah barang jualannya, kemudian hari Rabu (22/7) ditutup karena akan dilakukan penyemprotan secara masif dan detail. Sehingga nanti Pasar bisa dibuka kembali, apabila keadaan sudah memungkinkan,” ujar Bupati.

Bupati juga mengatakan penutupan pasar tradisional tersebut rencana akan dilakukan penutupan sementara minimal tiga hari, supaya bisa dilakukan penyemprotan secara menyeluruh dan berkelanjutan.

“Kalau penyemprotan nya hanya dilakukan sore dan keadaan pedagang juga ada, tidak akan mungkin efektif. Ini kesempatan untuk para pedagang di pasar Gemolong untuk gotong-royong bersih-bersih semua lingkungannya,” lanjut Bupati.

Terkait tracing Pasar Gemolong, Bupati Yuni mengatakan sudah dilakukan, dan sudah terkondisi yakni ada satu blok Pasar yang akan menjalani tes swab.

“Yang satu blok itu tadi sudah kita tracing ada 15 orang dan besok akan kita lakukan swab tes,” jelas Bupati. (*)

Editor : Budi Sarmun

Tinggalkan Pesan