Masih Percaya Teori Konspirasi Ini? Cek Faktanya!

Percaya-Teori-Konspirasi-Ini-Cek-Faktanya
FOTO ILUSTRASI

BANYAK teori-teori aneh yang mengemuka di dunia, baik itu yang sudah terbukti kebenarannya dengan didukung berbagai fakta sains, maupun yang hanya sebatas hhisapan jempol belaka karena tidak ada pembuktiannya.

Di luar itu, harus diakui bahwa popularitas internet yang menyebabkan banyak opini maupun teori tersebut semakin populer.

Masyarakat pun dibuat bingung, ada yang mempercayai begitu saja, tetapi ada yang kritis dengan mencari sanggahan-sanggahan terpercaya yang didasarkan sains dan fakta-fakta yang ada.

Baca : Usai Cacing Tanah Berkeliaran, Giliran Kawanan Belatung Hebohkan Warga Mojosongo Solo

Well, berikut ini adalah beberapa teori tak masuk akal yang sempat booming di dunia, dan fakta-fakta sebenarnya.

Alien Menyamar di Bumi

Beberapa waktu lalu, mengemuka sebuah teori yang cukup aneh, di mana beberapa tokoh-tokoh penting dunia dianggap alien yang menyamar dalam bentuk manusia.

Teori ini awalnya dipopulerkan oleh David Icke, namun semakin kuat dengan dukungan oleh beberapa pecinta Extra-Terrestrial (E.T).

Dalam teori ini mengemukakan bahwa keluarga kerajaan Inggris, keluarga Presiden Bush dan juga banyak petinggi lainnya sebenarnya adalah alien yang diam-diam mengambil alih bumi, memberi makan manusia untuk mempertahankan “bentuk manusia” mereka.

Teori tersebut didukung oleh bukti-bukti foto serta video yang menunjukkan bahwa mata maupun bentuk fisik tokoh-tokoh tersebut mirip reptil. Di mana jika memiliki fisik seperti itu, maka dianggap sebagai makhluk luar angkasa.

Baca : Warga Kota Makassar Dihebohkan Suara Aneh Dari Langit, Viral Di Medsos

Faktanya, sebagian besar teori tersebut yang didukung oleh foto-foto beserta video, tidak bisa dibuktikan kebenarannya. Bahkan, kesemuanya dianggap palsu dan terlalu mengada-ada.

Pendaratan Nazi di Bulan

Selanjutnya, teori yang tak kalah mencuat adalah mengenai kemajuan teknologi Nazi yang diklaim sudah mendarat di bulan pada awal 1942. Tak cuma berhasil ke bulan, tapi mereka sudah mendirikan pangkalan di sisi gelap bulan.

Tidak hanya itu, teori ini juga mengklaim bahwa Nazi telah memiliki kontak dengan alien, sampai ada yang mempercayai bahwa sisa-sisa Nazi masih bertahan di bulan hingga saai ini.

Pada kenyataannya, ada banyak celah dalam teori ini, misalnya, sampai saat ini manusia belum memiliki kontak dengan alien, dan mungkin itu masih diusahakan.

Baca : [HOAX] Rangka Manusia yang luar biasa besar ditemukan di Saudi Arabia

Selain itu, dibutuhkan teknologi yang begitu canggih untuk membawa manusia serta membentuk peradaban di bulan. Apa mungkin tahun 1942 sudah secanggih itu?

Dan lagi, untuk tinggal di sana dibutuhkan energi dan sumber pangan yang memadai, di mana belum ada yang mendukung hal tersebut di era modern ini.

Hollow Earth

Apakah Bumi tidak ada isinya alias hampa? Teori hollow earth ini sempat mencuat dan menghebohkan jagat maya.

Teori ini menafikkan semua pengetahuan tentang Bumi yang sudah kita pelajari, seperti tidak adanya lapisan dalam Bumi, hingga adanya matahari di bagian dalam Bumi.

Baca : Anggota Kopassus Duel Lawan 2 Pencuri dan Berhasil Sita Motor

Bahkan, beberapa percaya bahwa sisa-sisa Nazi juga melarikan diri ke dalam Bumi ini, tidak cuma ke bulan seperti poin sebelumnya.

Kebenarannya, ini jelas-jelas bertentangan dengan kenyataan yang terjadi di Bumi. Seperti mereka tidak memikirkan darimana asal magma gunung api yang meletus jika Bumi berongga.

Selain itu, jika bagian dalam Bumi terdapat matahari, tentu semua penghuni di dalamnya dapat tersedot gravitasinya. Lagi pula, kondisinya akan sangat panas yang membuatnya tidak memungkinkan untuk hidup di sana.

Baca : Atraksi Panahan Gadis Kirgiz, Tutup Wajah Memanah Dengan Kaki

5G dan Covid-19

Pada awal boomingnya Covid-10, sempat beredar teori yang menyatakan bahwa pemancar 5G dapat menyebarkan wabah mematikan ini. Bahkan, beberapa tower 5G di Inggris sempat dibakar karena terhasut teori konspirasi ini.

Penganut teori ini berpendapat bahwa wilayah Afrika yang tidak tercover 5G aman-aman saja. Diperkuat oleh layanan 5G yang baru saja diluncurkan di Kota Wuhan (diduga asal wabah).

Padahal, teori ini hanya omong kosong belaka, tidak ada landasan ilmiah yang menyertainya. Justru, menghambat upaya tim medis dalam menyampaikan informasi, karena kecepatan informasi saat ini juga didukung oleh teknologi mobile 5G ini.

baca : Terekam Video, Gubuk Hangus Muncul Asap dan Kilatan Listrik

Selain itu, nyatanya sekarang sudah banyak negara Afrika yang terinfeksi Covid-19. Mereka juga tak mempertimbangkan negara lain yang tidak memiliki jaringan 5G tapi tetap terinfeksi wabah, seperti Indonesia atau Iran.

WHO serta badan kesehatan lain yang terkait pun telah tegas membantah kebenaran teori ini. Sehingga, dapat dipastikan bahwa tidak ada hubungannya jaringan 5G dengan penularan Covid-19. (Ivan)

Editor : Budi Sarmun

Tinggalkan Pesan