PKB Berharap Yuni-Suroto Ada Lawan di Pilbup 2020

0
pilbup-sragen
SERAHKAN REKOMENDASI: Ketua DPC PKB Sragen Mukafi Fadli (kanan) menyerahkan surat rekomendasi dari DPP PKB kepada bakal calon wakil bupati Suroto, saat tasyakuran peringatan Harlah ke-22 PKB. (suaramerdekasolo.com/Basuni Hariwoto)

*Tak Ingin Lawan Kotak Kosong

SRAGEN,suaramerdekasolo.com – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) berharap kontestasi di Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) Sragen tidak diwarnai adanya kotak kosong. Pasalnya keberadaan calon tunggal tentu sangat tidak diharapkan masyarakat.

Hal ini dikemukakan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Sragen Mukafi Fadli, seusai acara tasyakuran Hari Lahir (Harlah) PKB ke-22 dan penyerahan rekomendasi DPP PKB kepada pasangan calon bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati dan calon wakil bupati Suroto, Jumat (24/7/2020).

“Kami dari PKB berharap di ajang kontestasi Pilbup Sragen 2020 pada 9 Desember ada kompetisi dan pertarungan yang sehat, demi demokrasi yang baik,” kata Mukafi, didampingi Sekretaris DPC PKB Endro Supriyadi dan bakal calon wakil bupati Suroto yang juga Ketua Fraksi PKB DPRD Sragen.

Baca : Pilbup Sragen 2020 Gayeng : Demokrat Dukung Yuni, PKS Bentuk Poros Baru

Mukafi meyakini demokrasi akan lebih sehat ketika ada kompetitor daripada melawan kotak kosong. Asumsi adanya kotak kosong dipandang demokrasi tidak sejalan dengan yang diharapkan. PKB Sragen lebih senang bila ada lawan untuk pasangan Yuni-Suroto yang diusung PDI Perjuangan dan PKB serta didukung partai lain, seperti Partai Demokrat dan Partai Amanat Nasional (PAN), diajang Pilbup 2020 mendatang.

”Dulu kontestasi dengan kotak kosong tidak ada bahkan sempat dibuatkan lawan boneka. Ketika ada aturan diperbolehkan melawan kotak kosong justu mereduksi semangat kita untuk terus menegakkan demokrasi,” tandasnya.

Dengan dukungan lebih dari 50 persen kursi di DPRD Sragen, suara yang diraih pasangan Yuni-Suroto bisa mencapai lebih dari 70 persen suara. Namun dirinya masih menghormati proses karena ada tiga partai besar yakni Partai Golkar, Gerindra dan PKS yang belum mengambil sikap dukungan.

Baca : Tak Ada Calon Independen di Pilbup Sragen 2020

Suroto menambahkan, rekomendasi yang diturunkan PKB merupakan suatu kehormatan. Dia menilai adalah suatu sejarah karena dirinya dipercaya sebagai bakal calon wakil bupati. Suroto yang mantan kades ini juga optimis mampu meraih banyak suara, khususnya di wilayah Sragen Utara aliran Bengawan Solo. ”Saya optimis di Utara Bengawan Solo suara kami mencapai 75-80 persen,” tegas Suroto. (Basuni Hariwoto)

Baca : Jelang Pilbup Sragen, Pengusaha Sablon Konveksi Sragen Diimbau Tolak Order Tulisan Berbau Provokatif

Editor : Budi Sarmun

Tinggalkan Pesan