KADIN Sragen Masih Eksis, Tak Terpengaruh Tandingan

mualim-kadin-sragen
KADIN SRAGREN EKSIS - Mualim, Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Sragen menyatakan KADIN Sragen masih tetap eksis tak terpengaruh KADIN tandingan.(suaramerdekasolo.com/Anindito AN)

SRAGEN,suaramerdekasolo.com– Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Sragen Mualim menyatakan, organisasi yang dipimpinnya KADIN Sragen masih tetap diakui dan eksis, serta tidak terpengarus organisasi tandingan. Perkara kini muncul dualisme Kadin versi lain, Mualim menyatakan tetap mempertahankan format KADIN yang sudah lama ada dan tidak tahu menahu tentang Kadin versi lain.

”Kalau setahu saya Kadin ya Kadin. Kadin Sragen yang saya pimpin tanpa embel-embel yang lain. Kadin Sragen mengakui kepengurusan Kadin Jateng dibawah kepemimpinan Kukrit Suryo Wicaksono,” tutur Mualim, Ketua KADIN Sragen saat dimintai konfirmasi.

Mualim yang mantan Wakil Ketua KADIN Sragen melanjutkan tugas sebagai pimpinan, karena Ketua KADIN Sragen Sriyatin tidak aktif lagi karena kesibukannya.
Melanjutkan estafet kepemimpinan KADIn Sragen, Mualim berkoordinasi dengan pengurus KADIN Sragen maupun KADIN Jateng. ”Kami melanjutkan kepengurusan bersama rekan-rekan agar Kadin Sragen tetap eksis,” tutur Mualim yang juga anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Sragen itu.

Hasil pengamatan di Sragen kini muncul versi KADIN baru atau dikenal sebagai KADIN UMKM dibawah kepemimpinan Rio Marzoli.
Mualim mengungkapkan tidak tahu menahu soal KADIM UMKM itu. Dia mengaku hanya mengakui satu KADIN saja. Dikatakan Kadin Sragen selama ini sudah mendukung kebijakan Pemkab Sragen dalam menangani pandemi Covid-19 di masyarakat. ”Pengurus Kadin Sragen sudah melakukan sosialisasi kepada khalayak agar mematuhi himbauan pemerintah dalam masa pandemi Covid-19, sesuai protokol kesehatan,” tuturnya.

Solusi

Begitu pula bagi pengusaha yang terdampak covid, lanjut Mualim Kadin bekerjasama dengan Pemkab Sragen minta agar bantuan maupun solusinya. kalau yang terdampak masyarakat, dia berharap bantuan untuk segera disalurkan. Hasil pantauan Mualim, bantuan-bantuan yang bersumber dari APBD, APBD Pemprov maupun APBN atau Kementerian, sudah disalurkan.

”Begitu pula untuk kalangan pengusaha yang terdampak covid, Kadin sudah menyampaikan ke Pemkab Sragen agar mencari solusinya,” tutur Mualim.

Mualim menjelaskan kalau KADIN Sragen tak lama lagi segera menggelar Muskab. Karena kepemimpinan KADIN periode 2015 – 2020 sudah akan berakhir. Setelah KADIN Provinsi Jateng nanti usai menggelar musyawarah provinsi, lanjut Mualim maka giliran KADIN-KADIN di daerah, termasuk Sragen baru melaksanakan Muskab.

Dimintai konfirmasi terpisah, Budiono Rahmadi seorang pengusaha di Sragen mengatakan mestinya di Sragen tidak harus terjadi dualisme kepengurusan KADIN. Mestinya kalangan pengusaha duduk bersama untuk menyepakati adanya satu KADIN. Karena keberadaan organisasi itu untuk pengabdian. Menurut Budiono kalau kaderisasi Kadin jalan bagus, tentu tidak terjadi dualisme. Budiono juga mengaku pernah akan dimasukkan dalam kepengurusan KADIN versi lain lagi, diluar KADIN maupun KADIN UMKM, namun akhirnya batal.(Anindita AN)

Editor : Budi Sarmun

 

Tinggalkan Pesan