IHSG Bergerak Terbatas, Investor Solo diminta Cermati Isu Sektortal

dialogi-ihsg

SOLO,suaramerdekasolo.com -Program live Instagram Bursa Efek Indonesia Kantor Perwakilan Jateng 2 Cek Portofolio Pagi Pagi kali ini menggandeng Danareksa Sekuritas Solo. Pada siaran langsung melalui akun idx_solo, Senin (27/7), mengulas pergerakan Indek Harga Saham Gabungan (IHSG) yang relative side ways.

“Pekan kemarin IHSG memang cenderung bergerak terbatas, namun banyak saham saham yang naiknya hingga belasan persen. Artinya, potensi capital gain bagi para investor masih cukup besar meski pasar secara rata rata bergerak terbatas,” kata Kepala Kantor BEI Jateng 2 M Wira Adibrata.

Saham saham yang meroket pada pekan kemarelin diantaranya saham saham disektor Pharmacy seperti Kimia Farma (KAEF), Indo Farma (INAF), Kalbe Farma (KLBF).

“Vaksin Covid 19 yang sudah masuk ke Indonesia menjadi pendorong geraknya saham saham pharmacy,” tambah Wira.

Sektor tambang khususnya emas juga meningkat cukup tinggi dikarenakan harga emas dunia mencetak harga tertinggi pekan lalu. Saham saham yang naik berkaitan dengan emas adalah Merdeka Copper Gold (MDKA) dan Aneka Tambang (ANTM).
Selain itu, sektor perkebunan seperti kertas dan sawit juga naik cukup kencang.

Sementara itu, Danareksa Sekuritas Solo melirik saham Bank Jatim dan Bank Jabar Banten. Hal ini terkait dengan rencana pengucuran dana dari pemerintah kepada dua BUMD itu untuk mendorong perekonomian lokal karena imbas Covid 19.

“Akan ada rencana penandatanganan pengucuran dana kepada dua Bank BUMD tersebut pada pekan ini. Ini sentiment positif yang dapat mendorong kedua saham tersebut naik,” kata Ikhsan, Account Exevutive Danareksa Sekuritas Solo.

“Cermati isu per sektor dan isu yang berkembang saat ini,” tambah Ikhsan.

Selain dua saham itu, Danareksa Solo juga merekomendasikan saham TLKM karena harnya sudah cukup murah. “TLKM bisa masuk diharga Rp 3000. Ini sudah cukup murah, karena rata rata pemilik saham TLKM masuk di harga Rp 3.200-Rp 3.300,”paparnya.

Ikhsan juga menyarankan investor Solo untuk perhatikan saham Bank Tabungan Pensiunan Negara Syariah (BTPS). “Investor asing dan institusi mulai terlihat masuk ke BTPS. Potensi untuk bisa dimanfaatkan trading harian. Saham ini juga sudah cukup murah,” imbuhnya.(Vladimir Langgeng)

Editor : Budi Sarmun

 

Tinggalkan Pesan