5 Bangunan Kuno yang Masih Digunakan Hingga Kini

Gua-Meymand
Gua Meymand (foto/dok)

SUDAH banyak kita melihat bangunan-bangunan kokoh yang berusia ratusan tahun. Sebagian dijadikan tempat wisata, ada juga yang menjadi cagar budaya.

Tapi bagaimana dengan struktur bangunan kuno yang telah berumur ribuan tahun, masih kokoh, serta masih difungsikan sampai saat ini? Sungguh menakjubkan bukan?

Yang mengherankan adalah bagaimana bangunan tersebut dibuat, padahal, pada masa itu teknologi arsitektur tidak seperti sekarang yang sudah banyak diitervensi alat canggih.

Terlepas dari itu, perlu diakui bahwa orang-orang di masa lalu meninggalkan kita sebuah warisan yang perlu dipertahankan, serta dipelajari keberadaannya.

Jika ingin tahu apa saja bangunan tersebut, berikut Suara Merdeka Solo telah merangkum 5 bangunan kuno yang masih bertahan sampai saat ini, serta masih berfungsi dengan baik. Check it out!

  1. Bendungan Proserpina

Bendungan seharusnya dibuat sekokoh mungkin untuk menahan debit air yang masuk.

Dengan teknologi modern, sangat mungkin membuat arsitektur kokoh dengan perhitungan yang matang, serta material nomer wahid.

BendunganProserpina
FOTO/DOK

Namun, bendungan yang dibangun pada era modern sekalipun, masih belum teruji ketangguhannya, karena masih berusia ratusan tahun paling lama.

Yang mengejutkan, sebuah bendungan di Spanyol bernama Proserpina, telah dibangun sejak abad ke-2 masehi, yang artinya sudah berumur hampir 2000 tahun.

Dengan teknologi arsitektur pada masa itu, sebuah prestasi luar biasa untuk dapat membangun sebuah bendungan super kokoh yang masih bertahan dan berfungsi sampai sekarang.

Awalnya, bendungan setinggi 12 meter dan panjang lebih dari 400 meter ini dibangun untuk memasok air ke kota Augusta Emerita yang kini bernama Merida.

Bendungan dibuat oleh para insinyur Romawi dengan bahan baku batu bata dan tanah.

Meski sudah tak lagi berguna sebagai penyuplai air untuk kota, tetapi bendungan Proserpina masih digunakan untuk mengaliri air ke lahan pertanian warga setempat.

  1. Amfiteater Arles

Bangunan kuno yang kini masih digunakan selanjutnya adalah Amfiteater Arles. Struktur ini merupakan peninggalan bangsa Romawi yang dibangun pada tahun 90 Masehi.

Terletak di Arles, Prancis, pada mulanya, bangunan ditujukan untuk pertunjukan gladiator, perkelahian binatang, hingga pertunjukan teater.

Arles-amphitheater
FOTO/DOK

Namun sejak jatuhnya Roma di barat, Amfiteater Arles ini tidak digunakan lagi untuk tujuan aslinya. Hingga pada tahun 1826, amfiteater kembali digunakan untuk pertunjukan-pertunjukan.

Sampai sekarang, amfiteater ini masih digunakan untuk mengadakan pertunjukan maupun konser-konser. Tapi jangan berharap akan ada lagi pertunjukan gladiator di masa kini.

  1. Istana Diokletianus

Diokletianus merupakan satu-satunya kaisar Romawi yang pensiun secara sukarela untuk menikmati masa tuanya.

Kemudian, sang kaisar membangun sebuah istana di tempat yang sekarang disebut Split di Kroasia pada tahun 305 Masehi.

Istana-Diokletianus
FOTO/DOK

Di masa pensiun tersebut, Diokletianus menghabiskan waktunya di istana dengan menanam kubis.

Hebatnya, istana Diokletianus bukan seperti rumah pensiun pada umumnya, tetapi lebih kepada istana yang lengkap dengan barak militer untuk penjagaan mantan kaisar, serta dinding-dinding yang kokoh.

Pada abad ke-7, orang-orang Slavia menyerbu daerah tersebut, sampai-sampai para warga sekitar berlindung di balik istana.

Hingga kini, istana tersebut menjadi daerah yang dihuni dengan rumah-rumah serta gereja maupun pertokoan.

  1. Gua Meymand

Agak aneh rasanya jika pada era modern ini manusia tinggal di gua. Padahal, gua merupakan tempat ideal yang bisa digunakan sebagai bunker, atau melindungi diri dari panas dan hujan layaknya rumah modern.

Gua Meymand di Iran, merupakan bangunan kuno yang masih digunakan sampai saat ini. Diperkirakan gua telah ditinggali manusia sejak 10.000 tahun yang lalu.

Menariknya, bukti menunjukkan bahwa orang-orang di sana telah mendiami gua secara terus-menerus selama 2.000 tahun.

Sampai saat ini, terdapat lebih dari 300 gua yang bersusun dan benar-benar dihuni layaknya rumah modern. Bahkan, kini juga disediakan gua khusus yang diperuntukkan untuk turis yang berkunjung.

  1. Kuil Horyu-ji

Jika bangunan kuno yang masih bertahan sebelumnya terbuat dari batu maupun alam, berbeda dengan Pagoda Horyu-ji di Jepang yang terbuat dari kayu.

Bangunan kuno ini dianggap sebagai struktur yang terbuat dari kayu tertua di dunia.

Horyu-ji
FOTO/DOK

Pada inti pagoda adalah pilar kayu pusat setinggi 35 meter. Dengan memeriksa cincin pertumbuhan kayu, diketahui bahwa pohon yang digunakan ditebang pada tahun 594 Masehi.

Meskipun api pernah membakar kuil pada tahun 670 Masehi, sebagian besar bangunan asli masih kokoh dan dibangun kembali pada abad ke-7.

Sampai hari ini kuil Horyu-ji masih digunakan sebagai tempat ibadah. Dan juga, memberikan edukasi tentang bentuk pertama arsitektur Buddha Cina di Jepang.

Well, semoga artikel tentang bangunan kuno bersejarah di atas dapat menambah wawasan Anda! (Ivan Runa)

Editor : Budi Sarmun

 

Tinggalkan Pesan