Dua Sapi Metal Dipotong Di Kandang Banteng

hewan-kurban-pdip-karanganyar
POTONG SAPI – Wabup Karanganyar Rober Christanto secara simbolkis memotong sapi metal di kantor DPC PDIP Karanganyar untuk dibagi dagingnya ke masyarakat sekitar.(suaramerdekasolo.com/Joko DH)

KARANGANYAR,suaramerdekasolo.com – Dua sapi metal sumbangan anggota DPR Dolphy dan Wabup Rober Christanto dipotong di kandang banteng, kantor DPC PDIP Karanganyar. Menurut Ketua DPC PDIP Bagus Selo, sengaja pemotongan baru dilakukan Sabtu, karena pada hari pertama Idul Adha, anggota PDIP berkorban di kampung masing-masing sehingga Sabtu dipilih untuk memotong hewan di kantor DPC.

‘’Korban hewan ini sebetulnya hanya sebuah jalan untuk menguji para orang kaya untuk berbagi dan mengedepankan keihlasan untuk membantu sesama. Kalau hati masih berat, maka itulah ujian yang mestinya dipahami mereka,’’ kata Bagus Selo, Sabtu, 1/8/2020).

Wabup Rober Christanto membenarkan pernyataan itu. Apalagi masa pandemi ini, sebetulnya mereka yang kaya harus terketuk sebab banyak saudara kita yang membutuhkan. Saat ini makan enak betul-betul menjadi langka. Sehingga meski sehari kita coba berbagi agar saudara kita bisa makan enak.

Daging sapi korban rencananya akan dibagi ke masyarakat sekitar kantor DPC yang selama ini mungkin banyak terganggu oleh acara-acara partai. Dan moment ini untuk mengakrabkan lagi masyarakat sekitar dengan partai.

Secara kelembagaan partai memang tidak mungkin memotong hewan korban. Namun kader-kader partai yang ingin memotong hewan korban di kantor partai dipersilahkan dan dagingnya untuk masyarakat sekitar.

Tentang sapi jenis metal yang dipilih memang disengaj,a, sebab sapi itu cukup besar dengan bobot satu sapi dari Dolphy sekitar 300 kilogram dan sapi dari Wabup Rober Christanto lebih kecil sekitar 200 kilogram.

Dibutuhkan banyak jagal, ada sekitar delapan jagal dan dibantu anggota partai untuk memotong hewan korban karena sapi-sapi itu agak sedikit beringas saat dipotong, sehingga dibutuhkan banyak tali untuk mengikat kaki dan tubuh sapi tersebut.(Joko DH)

Editor : Budi Sarmun

 

Tinggalkan Pesan