Ketua Umum Senkom, Himbau Lakukan M3 Hindari Covid-19

0
senkom-h-katno
FOTO DIRI :H Katno Hadi saat memimpin acara konsolidasi menggunakan Senkom Digital Comunikasi (SDC), pada Jumat (31/7). (suaramerdekasolo.com/dok)

SOLO,suaramerdekasolo.com – Pandemi Covid-19 di Indonesia belum tahu kapan segera berakhir. Wabah tersebut terus mengancam eksistensi manusia di muka bumi jika tidak mengindahkan anjuran pemerintah dalam mematuhi protokol kesehatan.

Apabila pola hidup bersama seperti menjaga kebersihan lingkungan, memakai masker jika keluar rumah, selalu mencuci tangan dengan sabun dibawah air mengalir, dan menjaga jarak jika bertemu banyak orang, semoga tetap aman.

Hal tersebut disampaikan Katno Hadi, Ketua Umum Senkom Mitra Polri disela memimpin konsolidasi anggota melalui alat komunikasi Senkom Digital Comunikasi (SDC).

“Pengadaan alat SDC saat ini sangat bermanfaat sekali untuk komunikasi secara online, sehingga roda organisasi tetap berjalan, musyawarah dan konsolidasi tetap terlaksana sesuai jadwal yang telah direncanakan. Senkom Digital Communication inilah salah satu unggulannya Senkom dalam setiap gerak kegiatan di lapangan, termasuk acara konsolidasi anggota di seluruh pelosok tanah air dan dikendalikan di pusat,” Jelas Katno Hadi.

Dalam situasi pandemi covid-19 yang merupakan musibah dunia ini, lanjut Ketua Senkom tersebut, perlu untuk selalu bersabar, tidak usah banyak mengeluh, perbanyak ibadah kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berdoa, juga salah satunya adalah ikhtiar dengan menerapkan pola hidup sesuai protokol kesehatan.

“Kepada seluruh anggota Senkom khususnya dan terutama seluruh warga masyarakat dimana berada, pandemi covid-19, belum berakhir, kita harus terus berjuang melawannya yaitu dengan cara memutus tali rantai penyebaranya dengan cara melakukan hidup sehat, jaga kesehatan diri, jaga kebersihan lingkungan, banyak-banyak ibadah dan memohon ampunan serta tawakal dengan melakukan ikhtiar, selalu mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak (M3),” tandasnya.

Katno Hadi disela menyerahkan dua ekor sapi di Masjid Baitul A’la Kadipiro, Solo, Jumat (31/7) untuk berkurban, juga mengingatkan kepada seluruh anggotanya di seluruh Nusantara, “Jika salah satu anggotanya terdeteksi positif, maka seluruh anggota keluarganyapun jadi ODP, sebaiknya terus menjaga hidup sehat, makan yang sehat, pikiran juga yang jernih,” tuturnya mengakhiri pernyataannya saat berada di Solo, Jumat kemarin. (Sri Hartanto)

Editor : Budi Sarmun

Tinggalkan Pesan