12 Titik Sumur Artesis Disiapkan di Wilayah Rawan Kekeringan

sumur-artesis
FOTO ILUSTRASI

KARANGANYAR,suaramerdekasolo.com – Sebanyak 12 titik sumur artesis disiapkan, untuk mengantisipasi kekeringan di wilayah rawan. Dari 12 titik tersebut, tiga titik akan dibuat dalam waktu dekat. Sedangkan sembilan titik lainnya akan dibuat pada 2021 mendatang.

Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar Sundoro Budi Karyanto mengatakan, pihaknya diminta oleh Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) untuk menyiapkan tiga lokasi, untuk dibangun tahun ini.

“Kami sudah survei untuk penentuan lokasinya. Dua titik di wilayah Kecamatan Jumantono, sedangkan satu titik lainnya di wilayah Mojogedang,” jelasnya.

Tiga lokasi tersebut, menurutnya, masuk dalam peta wilayah rawan kekeringan. “Masyarakat di sana butuh suplai air bersih yang stabil, terutama di musim kemarau. Sebab, sumur mereka kering saat kemarau, sementara instalasi air bersih dari perusahaan air minum belum menjangkau,” tuturnya.

Untuk sembilan lokasi lainnya, lanjut Sundoro, akan dibangun tahun depan oleh Satuan Kerja (Satker) dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Dari survei yang dilakukan, lokasi potensial berada di wilayah Kecamatan Gondangrejo, Kebakkramat, Mojogedang, Jumapolo, Jumantono, Jatiyoso dan Jatipuro.

“Kalau 12 sumur artesis ini selesai dibuat, tentu akan mengurangi dampak kekeringan di musim kemarau. Nantinya, setelah jadi, sumur ini akan menjadi aset pemerintah desa. Pengelolaannya oleh masyarakat setempat,” imbuhnya. (Irfan Salafudin)

Editor : Budi Sarmun

Tinggalkan Pesan