5 Negara dengan Udara Terbersih di Dunia

Stockholm-Swedia
foto/dok

SIAPA sih orang yang tak suka menghirup udara segar? Pasti semua menginginkannya!

Udara yang segar dan bebas dari polusi, berbanding lurus dengan kesehatan yang akan kita peroleh. Sebaliknya, udara berpolusi juga akan menimbulkan efek buruk bagi kesehatan.

Udara bersih, juga akan membuat otak lebih fresh, memperbaiki sistem imun, serta meningkatkan energi pada tubuh kita. Intinya, kita bisa dapat semua kebaikan dengan menghirup udara bersih yang segar.

Jika Anda jenuh menghirup udara berpolusi, mungkin negara-negara dengan udara terbersih di dunia ini bisa jadi salah satu agenda wisata Anda berikutnya!

Denmark

Negara di Utara Eropa ini menyendang predikat sebagai negara dengan tingkat polusi rendah serta udara yang bersih, karena kebanyakan warganya menggunakan sepeda sabagai alat transportasi.

Hal itu juga didukung oleh pemerintah setempat yang membuat peraturan ketat tentang kendaraan barang berat. Terbukti dengan empat kota di negara tersebut, yaitu Kopenhagen, Aalborg, Aarhus dan Odense, yang memiliki zona emisi rendah.

Selain itu, jalur untuk pesepeda dibuat senyaman dan seaman mungkin bagi para penggunanya. Hal tersebut mendorong para pekerja dan pelajar untuk beraktivitas dengan transportasi ramah lingkungan ini.

Semenjak lockdown diberlakukan, angka-angka pada bulan Maret 2020 dari Pusat Lingkungan dan Energi Denmark menunjukkan polusi udara di empat kota terbesar telah turun sepertiganya.

Malta

Malta adalah salah satu dari segelintir negara yang tidak melanggar peraturan Uni Eropa tentang polusi udara dalam beberapa tahun terakhir.

Malta telah mengurangi emisi dari mobil dan pembangkit listrik, meskipun masih memiliki masalah, menurut Malta Today.

Sebuah studi 2018 oleh LSM lingkungan BirdLife melaporkan emisi yang sangat tinggi terjadi di dekat Pelabuhan Valletta, tempat kapal pesiar berlabuh.

Yang membuat Malta menjadi salah satu negera dengan udara terbersih di dunia, didukung oleh sedikitnya jumlah penduduk, yang hanya kurang lebih 450.000 jiwa saja. Itu artinya kemungkinan warga melakukan pencemaran udara tidak semasif negara yang banyak penduduknya.

Islandia

Islandia menempati urutan ketiga terbaik di dunia untuk tingkat polusi udara, sebagian besar karena didukung energi panas bumi yang murah dan ramah lingkungan, yang juga menggerakkan sebagian besar pemanas dan listrik di negara kecil itu.

Namun, bertolak belakang dengan citra pulau yang udaranya bersih, lingkungan Malta justru mengalami lonjakan tingkat polusi selama jam-jam sibuk di musim dingin. Itu disebabkan oleh penggunaan pasir dan ban khusus salju di jalanan ber-es.

Finlandia

Salah satu kunci sukses Finlandia menjaga negaranya terbebas dari polusi ialah karena pihak berwenang berinvestasi banyak di bidang transportasi.

Moda transportasi terus digenjot agar lebih efisien, yang akan membuat warga nyaman untuk menggunakan transportasi publik. Pada akhirnya warga enggan untuk memiliki kendaraan sendiri.

Bahkan, pada tahun 2025, Helsinki bertujuan untuk menjadikannya bebas mobil!

Faktor lain yang menjadikan Finlandia memiliki pencemaran udara rendah, ialah karena negara ini jauh dari industri besar.

Swedia

Stockholm telah dinobatkan sebagai ibukota terbersih di planet ini, dan dinobatkan sebagai Ibu Kota Hijau Eropa pertama pada tahun 2010.

Stockholm telah mengekang emisi CO2 hingga seperempatnya sejak 1990-an. Pemerintah kota Swedia berharap untuk menjadikannya bebas bahan bakar fosil pada tahun 2040.

Yang menjadikan Swedia dengan negara terbersih, ialah karena beberapa faktor, seperti popularitas sepeda, upaya untuk pengurangan sampah, serta menggenjot transportasi umum yang lebih baik.

Bagaimana? Tertarik ingin berkenjung ke negara dengan udara yang bersih di atas? (Ivan Runa)

Editor : Budi Sarmun

Tinggalkan Pesan