Serapan Anggaran Pada Masa Covid-19 Karanganyar Hanya 23 Persen

darmanto-karanganyar
BERI KETERANGAN -- Kadis PU Darmanto saat memberi keterangan OPD yang dia pimpin mendapatkan porsi terbesar dana refocusing. (suaramerdekasolo.com/Joko DH)

KARANGANYAR,suaramerdekasolo.com – Serapan anggaran sampai Juli hanya sekitar 23 persen selama Covid-19 sejak Maret. Anggaran tersebut kebanyakan juga karena untuk pencegahan covid di semua OPD (Oranisasi Pemerintah Daerah).

Usai rapat monitoring dan evaluasi persiapan KUA-PPAS RAPBD 2020, Sekda Sutarno membenarkan soal serapan anggaran yang minim itu. Kini anggaran ditata dan dikembalikan ke OPD untuk melanjutkan sehingga sampai akhir tahun diharapkan ada kegiatan lagi.

‘’Sisa dana refocusing dan juga dana lain yang memungkinkan, semuanya dibahas dan dikembalikan sesuai proporsinya. Secara keseluruhan ada sekitar Rp 300 miliar pendapatan yang turun karena covid ini sehingga APBD kita tinggal 2 triliun dari rencana semula Rp 2,254 triliun,’’ kata dia, Kamis.

Baca : 12 Titik Sumur Artesis Disiapkan di Wilayah Rawan Kekeringan

Dana refocusing sendiri sekitar Rp 243 miliar hanya terpakai sekitar Rp 27 miliar namun secara keseluruhan karena dana perimbangan dari pusat serta DAK (dana Alokasi Khusus). Juga berkurang maka semuanya harus dihitung dan dipersiapkan ulang.

 Sementara itu Dinas Pekerjaan Umum mendapatkan porsi paling besar untuk RAPBDP nanti sekitar Rp 34 miliar. Dana itu juga masih ditambah bankeu (bantuan keuangan) provinsi sekitar Rp 9 miliar yang diwujudkan dalam 6 pekerjaan.

Darmanto, Pelaksana Tugas Dinas PU mengatakan, dari dana sebesar itu, Rp 20 miliar merupakan dana untuk kelanjutan masjid Agung yang direncanakan selesai akhir 2021.

‘’Karena sudah dianggarkan selama tiga tahun dan hitungannya mulai 2019, ya harus selesai pada saatnya. Sekarang sudah dalam tahapan lelang, dan yang mau harus sanggup menyelesaikan sesuai desain. Itu dengan segala konsekuensinya,’’ kata dia.

Baca : Proyek Griya Lawu Asri Selesai, Perumnas Ditawarkan ke ASN Pemkab Karanganyar

Dua proyek besar memang hanya masjd Agung dan proyek taman pintar di selatan masjid yang tersisa dan dianggarkan lagi di dalam RAPBDP. Lainnya hanya sedikit-sedikit termasuk penyertaan DAK, pembangunan atau perbaikan jalan rusak, saluran irigasi, sumur dalam untuk Pamsimas dan lainnya.

Dia tetap berharap semua kegiatan berjalan sesuai rencana apalagi hanya pekerjaan kecil saja, sehingga meski baru di perubahan dianggarkan, semua selesai.(Joko DH)

Baca : Pandemi Covid-19, Jumlah Hewan Korban Justru Meningkat

Tinggalkan Pesan