Sekolah Swasta di Karanganyar Lebih Dahulu Adakan Tatap Muka

webinar-daring-karanganyar
WEBINAR DARING – Webinar di Karanganyar membahas efektifitas pendidikan di masa Covid-19. suaramerdekasolo.com/Joko DH)

KARANGNYAR,suaramerdekasolo.com – Walau secara resmi baru diimbau untuk mengadakan simulasi sekolah tatap muka pada September mendatang oleh Bupati Karanganyar, ternyata sekolah swasta di Karanganyar sudah sejak 1 Agustus lalu.

Hal itu dilakukan karena persetujuan orang tua dari pada anbaknya tidak belajar. Praktiknya meski disuruh belajar di rumah namun anak sulit diatur sekolah dengan sistem daring maupun mengerjakan tugas secara online di rumah saja.

Sekretaris Dinas Dikbud Nurini Retno Hartati saat dimintai konfirmasi membenarkan adanya sekolah yang sudah mendahului menggelar tatap muka. Pihaknya memang sudah mendapatkan laporan soal itu sejak awal.

‘’Prinsipnya karena demi masa depan dan proses belajar mengajar yang baik, kami membiarkan. Yang penting satu hal, persetujuan orang tua itu mutlak harus ada dan pelaksanaannya tetap mematuhi protokol kesehatan,’’ kata dia.

Hal itu sama dengan kehendak Bupati yang berencana mengadakan sekolah tatap muka saat webinar sekolah daring dengan beberapa kepala sekolah dan guru di ruang Information Center hari Rabu lalu.

Memang secara resmi baru akan diselenggarakan secara serentak dengan landasan hukum surat edaran Bupati Karanganyar pada September mendatang. Kalau itu secara resmi memang dilaksanakan sekolah tatap muka, walau tidak secara keseluruhan namun digilir dan disesuaikan protokol kesehatan.

Untuk sekolah-sekolah swasta yang sudak melaksanakan, pihaknya hanya mengimbau saja sebaiknya juga dilaksanakan September. Tapi jika sudah memulai, harus tetap mengedepankan adanya persetujuan orang tua sehingga adanya sekolah tatap muka karena memang kehendak bersama dan tanggung jawab bersama jika suatu saat terjadi sesuatu. Yang mudah-mudahan saja tidak.

‘’Sekali lagi sebaiknya tetap menunggu September agar payung hukumnya jelas ada himbauan dari Bupati untuk simulasi sekolah tatap muka,” tandas Nurini.(Joko DH)

Editor : Budi Sarmun

Tinggalkan Pesan