Pengacara Meninggal, DPC Peradi Solo Beri Santunan

SERAHKAN SANTUNAN- Ketua DPC Peradi Kota Surakarta, M Badrus Zaman SH MH menyerahkan santunan kepada Ny Irene Vera Purba SH, istri almarhum Yan Ferryaman Sipayung SH di Mojosongo, Jebres, Senin (10/8). (suaramerdekasolo.com/Sri Hartanto)

SOLO, suaramerdekasolo.com –¬†Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Peradi Kota Surakarta punya kepedulian kepada anggotanya yang sedang berduka. Pengurus organisasi advokat dibawah kepemimpinan M Badrus Zaman SH MH tersebut, Senin (10/8) memberikan santunan kepada anggota yang meninggal dunia.

Adapun santunan diberikan kepada ahli waris dari seorang pengacara asal Mojosongo, Jebres yakni Yan Ferryaman Sipayung. Pengacara yang belum lama bergabung di Peradi tersebut meninggal dunia beberapa waktu lalu karena sakit.

Ketua DPC Peradi Kota Surakarta, Badrus Zaman SH menjelaskan, tali asih sebesar Rp 10 juta diterima langsung istri Yan Ferryaman, Irene Vera Purba di kawasan Mojosongo, Kecamatan Jebres, Senin (10/08).

”Kepada semua anggota Peradi Kota Surakarta yang aktif dan memperpanjang keanggotaan, akan mendapat santunan atau asuransi. Meski jumlahnya tidak seberapa, namun ini sebagai bentuk ikatan kekeluargaan sesama pengurus dan anggota,” jelas Badrus saat ditemui usai menyerahkan tali asih.

Pemberian santunan kepada keluarga anggota Peradi yang meninggal, kata Badrus, sudah dilakukan beberapa kali, termasuk ada seorang pengacara yang meninggal beberapa waktu lalu yang belum menerima tali asih.

Dia memaparkan, seluruh advokat yang bergabung di Peradi Kota Surakarta mendapatkan hak yang sama. Meski baru beberapa bulan tercatat sebagai anggota, berhak mendapat asuransi tersebut.

Pengacara yang berkantor di Tunggulsari, Laweyan itu menambahkan, hingga saat ini ada 600 advokat aktif yang tergabung di DPC Peradi Kota Surakarta. Sementara untuk masa keanggotaan berlaku setiap lima tahun, setelah habis keanggotaanya perlu diperpanjang untuk bisa menjalankan profesi sebagai pengacara untuk mendampingi kliennya yang sedang berperkara di pengadilan. (Sri Hartanto)

Editor : Budi Sarmun

Tinggalkan Pesan