Masuk Zona Kuning, Wonogiri Berpeluang Sekolah Tatap Muka

0
wonogiri-zona-kuning
DIDAMPINGI GURU : Murid-murid SD 3 Sukoharjo, Desa Sukoharjo, Kecamatan Tirtomoyo, Kabupaten Wonogiri belajar kelompok di lingkungan mereka dengan didampingi guru, baru-baru ini. (SM/Dok)

WONOGIRI,suaramerdekasolo.com Kabupaten Wonogiri telah memasuki zona kuning pandemi virus corona (Covid-19). Dengan status tersebut, Wonogiri berpeluang menggelar pembelajaran sekolah secara offline atau tatap muka.

Bupati Wonogiri Joko ‘Jekek’ Sutopo mengatakan, jumlah pasien yang sembuh dari Covid-19 mencapai 146 orang. Kini hanya enam orang yang masih dirawat, empat di antaranya tinggal menunggu selesainya masa inkubasi. Adapun pasien yang meninggal selama masa darurat Covid-19 ini ada lima orang.

Baca : Warga Desa Tanjung Kibarkan Bendera Merah Putih Raksasa

“Sekarang sudah ada kejelasan (Wonogiri masuk zona kuning) bisa menggelar pendidikan secara offine sesuai kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Mungkin Jumat nanti kami akan membahas dengan dinas terkait,” katanya, Rabu (12/8).

Dengan status itu, Wonogiri dimungkinkan menggelar kegiatan belajar mengajar secara offline, namun harus menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Selain itu harus ada rekomendasi dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) dan persetujuan dari komite sekolah.

Adapun teknis pengaturan jam masuk sekolah akan dibahas lebih lanjut bersama dinas terkait. Termasuk di dalamnya kemungkinan kombinasi pembelajaran sift pagi, siang dan pembelajaran jarak jauh. “Sift pagi, siang dan PJJ berapa persen akan dirumuskan formasinya,” terangnya.

Baca : Ucapkan Pancasila, Lagu kebangsaan hingga Sita KTP

Meski demikian, dia menekankan untuk mempertahankan terlebih dahulu status zonasi Kabupaten Wonogiri. Yakni dengan memperkuat upaya pemutusan rantai penularan hingga pengkajian berdasarkan statistik epidemiologi.

“Jangan sampai, baru dua hari zona kuning kemudian berubah lagi zonanya. Kan repot. Semuanya harus terukur karena ini ranah kebijakan,” ujarnya. (Khalid Yogi)

Baca : Antrean Calon Penerima Bantuan Sosial Produktif Mengular di Solo

Editor : Budi Sarmun

Tinggalkan Pesan