Bocah Kalap Ditemukan 3 Hari Kemudian

0
anak-hanyut-solo
EVAKUASI- Korban tenggelam, Julian Tri Utomo (11) saat dievakuasi tim SAR Surakarta di Sungai Bengawan Solo, Kampung Sewu, Jebres, Jumat (14/8). (suaramerdekasolo.com/dokumentasi)

SOLO, suaramerdekasolo.com- Julian Tri Utomo, bocah berusia 11 tahun tewas tenggelam di sungai Bengawan Solo.

Setelah tiga hari kalap, jasad siswa kelas 4 SD yang tinggal di
Kampung Sewu RT 02 RW 09, Kelurahan Sewu, Jebres itu, akhirnya ditemukan, Jumat (14/08) pagi, sekitar pukul 08.30. 

Seorang relawan, Luthfi Ahmad Rifai mengatakan, korban ditemukan meninggal dunia di lokasi yang tidak jauh dari tempat pertama korban terjatuh dan hanyut. Ketika ditemukan, korban mengambang dan tengkurap di pinggir sungai.

“Jadi ada tim yang menyisir melalui jalur sungai dan darat. Nah tim yang menyisir dari darat yang melihat tubuh korban di pinggir sungai dalam posisi tengkurap. Posisinya dekat lokasi awal kejadian,” jelas Luthfi.

Koordinator Basarnas SAR Surakarta, Arif Sugiarto menambahkan, korban berhasil ditemukan di aliran sungai Bengawan Solo jarak dari tempat kejadian kurang lebih 20 meter dalam keadaan meninggal dunia. Setelah itu, korban dibawa ke rumah duka.

“Setelah korban ditemukan, maka operasi SAR dinyatakan selesai dan tim SAR gabungan kembali ke kesatuan masing- masing,” tandas Arif.

Terpisah, Kapolsek Jebres Kompol Suharmono menambahkan, musibah itu bermula saat korban dan kedua temannya bermain di pinggir sungai. 

“Dua orang termasuk korban terpeleset lalu terperosok ke sungai. Satu teman Yulian dapat diselamatkan, sedang korban hanyut ke dalam sungai,” tegas Suharmono mewakili Kapolresta Surakarta, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak, Jumat (14/8). (Sri Hartanto)

Tinggalkan Pesan