Penerapan Sanksi Protokol Kesehatan Perlu Mengedepankan Kearifan Lokal

0
protokol-kesehatan-wonogiri
RAPAT KOORDINASI : Para pejabat Pemkab, Polres dan Kodim 0728/Wonogiri menggelar rapat koordinasi penerapan disiplin dan hukum protokol kesehatan di kompleks Setda Kabupaten Wonogiri. (suaramerdekasolo.com/Khalid Yogi)

WONOGIRI,suaramerdekasolo.com – Presiden RI telah menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres) no 6/2020 tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan.

Berdasarkan Inpres tersebut, setiap kabupaten/kota harus menyusun peraturan kepala daerah atau Peraturan Bupati (Perbup) tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Wonogiri Haryono mengatakan, setelah digulirkannya new normal, masih banyak masyarakat yang abai terhadap protokol kesehatan. Di sisi lain, menjaga kesehatan dan pemulihan ekonomi harus berjalan.

“Pemulihan ekonomi harus tetap berjalan di satu pihak, di pihak lain kita juga tetap berjalan untuk menjaga kesehatan,” katanya, saat menggelar rapat koordinasi penerapan disiplin dan hukum protokol kesehatan di kompleks Setda Kabupaten Wonogiri, Rabu (19/8).

Adapun dalam Inpres no 6/2020 tersebut juga memuat sanksi penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan pencegahan dan pengendalian penyakit virus corona (Covid-19). “Di dalam Inpres sudah disampaikan terkait sanksi bagi warga yang tidak disiplin dalam penerapannya,” imbuhnya.

Untuk itu, diharapkan masukan-masukan dari instansi terkait mengenai penerapan sanksi. Pihaknya berharap sanksi tetap mengedepankan kearifan lokal.

Kasdim 0728/Wonogiri Mayor Inf Nurul Muthahar mengatakan, selama ini sudah dilaksanakan patroli-patroli gabungan TNI, Polri, Satpol PP dan instansi terkait untuk mendisiplinkan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan.

Dalam mengimplementasikan Inpres itu menurutnya membutuhkan sinergitas bersama. “Mudah-mudahan dengan komitmen bersama, pandemi segera berakhir,” harapnya.

Kabagops Polres Wonogiri Kompol Agus Pamungkas mengatakan, Polres Wonogiri juga telah berupaya ikut menekan Covid-19. Salah satunya dengan membentuk kampung Siaga Covid-19. Tujuannya untuk mengedukasi masyarakat agar berperan aktif dalam mencegah penularan Covid-19. (Khalid Yogi)

Editor : Budi Sarmun

Tinggalkan Pesan