Update Peristiwa Pembunuhan Satu Keluarga Desa Duwet Baki Sukoharjo, Berikut ini Identitas Korban dan Kronologi Lengkapnya

0
kronologi-lembunuhan-satu-keluarga-duwet-sukoharjo

SUKOHARJO,suaramerdekasolo.com – Pada Jumat 21 Agustus 2020, sekitar pukul 21.00 WIB di Dukuh Slemben RT. 01/05 Desa Duwet, Kecamatan Baki Kabupaten Sukoharjo, telah ditemukan jenazah empat orang (satu keluarga) yang diduga akibat pembunuhan.

Identitas korban yakni Suranto kepala keluarga, Sri Handayani, RRI dan DDH anak.

Kronologi kejadian, pada Selasa 18 Agustus 2020, warga masih melihat korban Sri Handayani mengikuti senam bersama ibu-ibu. Selanjutnya pada Rabu pagi 19 Agustus 2020 korban dan rumah dalam keadaan tertutup rapat dan garasi terbuka, selama 3 hari korban juga tidak kelihatan dan lampu dalam keadaan tidak menyala/padam.

Pada Jumat tanggal 21 Agustus 2020, sekitar pukul 20.00 WIB, tercium bau menyengat dari rumah korban, saksi TK mencoba melihat dari luar rumah apakah ikan yang di kolam pada mati, setelah di cek ternyata ikan masih pada hidup, kemudian saksi mencoba menghubungi Sri Handayani namun No Hp nya sudah tidak aktif, dilihat dari Whatsapp terakhir online pada hari Selasa tanggal 18 Agustus 2020, sekitar pukul 21.00 Wib.

Kemudian SaksiTk mencoba menghubungi At (kakak korban), kemudian At menghubungi Anto tetangga warga untukmengecek kedalam rumah, bahwa pintu garasi tidak terkunci, tetapi pintu utama dalam keadaan terkunci, kemudian Anto membuka jendela dan melihat empat orang jenazah.

Melihat kejadian ini Anto meminta bantuan kepada warga dan selanjutnya menghubungi Polsek Baki dan Koramil 08/Baki, tidak lama kemudian anggota Polsek.

Pada Pukul 22.00 WIB, Tim Inafis Polres Sukoharjo dipimpin oleh AKBP Bambang Yugo Pamungkas, Kapolres Sukoharjomendatangi TKP dan melaksanakan olah TKP. Pukul 23.32 WIB, Keempat jenazah dibawa ke RSUD Moewardi Surakarta untuk dilaksanakan autopsi.

Kapolres AKBP Bambang Yugo Pamungkas menjelaskan polisi masih mengidentifikasi kematian empat keluarga tersebut.

“Kami tadi melakukan olah TKP. Saat ini masih proses identifikasi,” kata Bambang Yugo.

Saat ditanya mengenai motif dan total korban, kapolres juga mengatakan hal yang sama. “Mohon doanya saja semoga kasus ini cepat terungkap,” paparnya.(*)

Editor : Budi Sarmun

Tinggalkan Pesan