Indeks Persepsi Korupsi Polres Wonogiri Sangat Baik

0
Indeks-Persepsi-Korupsi-Polres-Wonogiri
MENYERAHKAN PIAGAM : Ketua LP3M Uniba Surakarta Dr Ida Aryati menyerahkan piagam Indeks Persepsi Korupsi kepada Kapolres Wonogiri AKBP Christian Tobing di halaman Polres tersebut, Senin (24/8). (suaramerdekasolo.com/Khalid Yogi)

WONOGIRI,suaramerdekasolo.com – Polres Wonogiri mendapatkan predikat sangat baik dalam survei Indeks Persepsi Korupsi. Penelitian yang dilakukan oleh Lembaga Penelitian Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) Universitas Islam Batik Surakarta (Uniba) Surakarta itu dilaksanakan bulan Juli-Agustus 2020.

Ketua LP3M Uniba Surakarta Dr Ida Aryati mengatakan, survei dilakukan ke setiap unit kerja yang ada di Polres Wonogiri supaya dapat mengungkap sejauh mana sistem pelaksanaan antikorupsi dijalankan.

“Pengungkapan yang utama adalah dengan meminta anggota polisi dan staf yang dijadikan responden untuk menjawab butir pertanyaan dari tim peneliti,” katanya saat penyerahan piagam hasil Indeks Persepsi Korupsi di halaman Polres Wonogiri, Senin (24/8).

Ketua Tim Peneliti Dr Supawi Pawenang menambahkan, hasil penelitian menunjukkan, pelayanan Polres Wonogiri kepada masyarakat pada 17 unit layanan publik telah dilakukan dengan sangat baik. Sehingga memberi kepuasan yang tinggi bagi masyarakat.

Hal itu terjadi karena manajemen pelayanan dilakukan dengan baik dan langsung dikomandoi oleh Kapolres.

Dia mengungkapkan, berdasarkan pengakuan responden, sistem penegakan antikorupsi di Polres Wonogiri sudah terbukti efektif. Oleh karenanya harus dilanjutkan dan secara berkala dimonitor dan dievaluasi.

“Kondisi yang benar-benar baik itu jangan sampai dinodai oleh pencemaran perilaku yang tidak baik. Apalagi polisi adalah salah satu matra penegak keadilan dan mengayomi masyarakat,” ujarnya.

Kapolres Wonogiri AKBP Christian Tobing mengatakan, hasil penelitian menunjukkan Polres Wonogiri meraih predikat sangat baik. Hasil survei itu diharapkan mampu meningkatkan kinerja Polres dalam melayani masyarakat. “Harapannya semakin prima dalam melayani masyarakat demi mewujudkan polisi yang promoter, profesional, modern, dan terpercaya,” katanya.

Survei dilakukan dengan melibatkan 554 orang responden. Untuk menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) pihaknya telah membuat terobosan, antara lain dengan meluncurkan sejumlah aplikasi yang bisa diakses secara online. (Khalid Yogi)

Editor : Budi Sarmun

Tinggalkan Pesan