Kontak Erat TRC Negatif, Kantor BPBD Diaktifkan Lagi

0
pemulasara-covid19
PEMAKAMAN: Anggota TRC beserta relawan memakamkan jenazah dengan standart protokol kesehatan di wilayah Boyolali belum lama ini. (suaramerdekasolo.com/Joko Murdowo)

BOYOLALI,suaramerdekasolo.com – Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Boyolali kembali diaktifkan. Hal ini menyusul keluarnya hasil tes swab kontak erat Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Boyolali yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Menurut anggota Satgas Covid-19 Kabupaten Boyolali, Insan Adi Asmono, hasil tes swab seluruh kontak erat dari 7 anggota TRC BPBD Boyolali ini dipastikan negatif Covid-19. Saat itu tercatat 50 petugas yang merupakan kontak erat dengan 7 TRC.

“Ya, hasilnya semua negatif,” katanya.

Tak hanya 50 orang yang ada di BPBD Boyolali saja yang sudah diketahui. Hasil tes swab terhadap masyarakat yang ada dilingkungan tempat tinggal anggota TRC BPBD Boyolali ini juga sudah diketahui. Hasilnya, hanya empat orang yang positif.

“Dan mereka sudah dibawa ke RSD Covid-19 Boyolali untuk menjalani perawatan.”

Dengan hasil ini, lanjut dia, maka ke-7 anggota TRC BPBD Boyolali yang semula dikarantina di Wisma Jelok Indah, Desa Jelok, Kecamatan Cepogo telah dipulangkan ke rumah masing-masing. Pasalnya, kondisi lingkungan rumah mereka juga sudah aman.

Disinggung tentang kemungkinan tertularnya ke-7 anggota TRC tersebut, Insan menduga terjadi saat pemakaman salah satu jenazah positif Covid-19. Jenazah itu diketahui sempat terjatuh saat dibawa mobil ambulan dari luar daerah.

Tinggalkan Pesan