Sipir Gagalkan Penyelundupan SS ke Rutan Klas 1 Surakarta

0
gagalkan-penyelundupan-narkoba-rutan-surakarta
PENYELUNDUPAN- Sabu yang diselundupkan di Rutan Klas 1 Surakarta diamankan sipir dan sejumlah barang hasil razia di dalam ruang tahanan disita, Kamis (27/8)/2020). (suaramerdekasolo.com/Sri Hartanto)

SOLO, suaramerdekasolo.com– Sipir Rutan Klas 1 Surakarta gagalkan penyelundupan sabu-sabu (SS), Kamis (27/8) malam.

Awalnya anggota sipir yang berjaga di ruang tahanan Blok C melihat bungkusan terbang jatuh di halaman depan kamar 1 Blok C. Kemudian bungkusan tas plastik yang berisi nasi beserta serbuk putih diyakini SS diambil.

Paket pahe diyakini sabu tersebut berasal dari luar, dilempar melalui tembok sisi belakang rutan.

Upaya menggagalkan penyelundupan tersebut dikemukakan Kepala Rutan (Karutan) Klas 1 Surakarta, Urip Dharma Yoga, Kamis malam.

Ditambahkan Karutan, bungkusan nasi yang didalamnya diyakini sabu ditemukan sipir yang sedang patroli kamar.

“Jadi pada Kamis malam sekitar pukul 20.00, anggota kami melakukan patroli mendengar ada suara benda jatuh. Setelah didekati ternyata plastik berisi gumpalan nasi. Kemudian plastik tersebut dibawa ke penjagaan pusat yang ada didepan. Saat dilakukan pembongkaran, ternyata didalam bungkusan nasi berisi dua paket diduga sabu dengan dua pipet,” katanya.

Urip menambahkan, pihaknya menduga kuat barang tersebut dilempar oleh bekas napi Rutan dari luar sisi tembok bagian pojok baratdaya. Sebab lemparannya bisa jatuh di depan kamar tahanan. “Padahal tembok kita tinggi, kemudian masih ada kamar. Pelaku juga tahu dimana blok tahanan yang jadi target pelemparan. Selain itu, pelaku pelemparan juga tahu, tidak bisa menyelundupkan narkoba lewat pintu depan barang bawaan, karena kita melakukan pemeriksaan benda masuk sampai tiga lapis,” tandasnya.

Ditambahkan Urip, ada empat CCTV yang mengarah ke lokasi pelemparan benda diduga sabu tersebut. Namun karena faktor pencahayaan lampu, tidak bisa merekam secara detail pelaku pelempar barang haram ke dalam rutan. “Ketika kita zoom hasilnya pecah,” ungkap Urip.

Pasca temuan tersebut, lanjut Urip, pihaknya langsung menyerahkan ke Satuan Narkoba Polresta Surakarta guna penyelidikan lebih lanjut. “Penyerahan barang terlarang itu juga untuk memastikan apakah benar benda tersebut sabu atau bukan,” terangnya.

Selain melimpahkan temuan ke petugas kepolisian, pihak rutan juga langsung melakukan razia dadakan di dua kamar terdekat dari titik jatuhnya benda mencurigakan tersebut. Hasilnya beberapa benda terlarang ditemukan dari dua kamar tahanan.

Sejumlah barang yang disita diantaranya kabel, handphone , kartu domino, serta sajam rakitan. “Untuk HP juga kita serahkan ke petugas kepolisian,” paparnya.

Sepanjang menjabat di Rutan selama satu tahun enam bulan terakhir, Urip mengatakan baru kali ini ada temuan sabu di Rutan Solo dengan modus pelemparan dari balik tembok penjara. Namun modus yang sama pernah terjadi sebelumnya. (Sri Hartanto)

EditoR : Budi Sarmun

Tinggalkan Pesan