30 Pengacara Dilantik, Siap Belani Wong Cilik

0
advokat-baru-kai-2020
DILANTIK- 30 advokat baru yang tergabung di Kongres Advokat Indonesia (KAI) dilantik dan disumpah dalam sidang senat terbuka di Hotel Lor In Hotel, Sabtu (29/8). (suaramerdekasolo.com/Sri Hartanto)

SOLO, suaramerdekasolo.com – Puluhan calon advokat yang mengikuti pendidikan di Kongres Advokat Indonesia (KAI) selama beberapa bulan, akhirnya lolos kualifikasi.

Setelah dinyatakan lolos seleksi, 30 calon advokat dari berbagai profesi, pada Sabtu (29/8) disumpah dan dilantik sebagai advokat dibawah organisasi KAI di Hotel Lor In Hotel. Para advokat baru yang telah lama digembleng untuk praktik di lapangan dan teori itu dituntut untuk selalu bersama masyarakat yang membutuhkan dan menjaga idealisme profesi.

“Para advokat baru harus memiliki sikap idealisme, menjunjung harkat martabat advokat, dan selalu membantu masyarakat,” tegas Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) KAI Jawa Tengah, Asri Purwanti SH, MH, kepada wartawan.

Ketua DPD KAI Jateng tersebut menambahkan, sebagai advokat juga harus mengambil peran dalam mengawal jalannya pemerintahan yang tengah berjalan. Sehingga, eksistensi mereka ditengah masyarakat juga dirasakan.

“Kami juga sudah mengawal alokasi dana desa, kami bantu dalam hal pengawalan dan pembangunan. Pendampingan ke perangkat desa supaya tidak ada kesalahan hukum di kemudian hari. Hal ini sudah enam bulan berjalan di wilayah Sragen,” jelasnya.

Lebih lanjut Pengacara yang kerap belani wong cilik yang tidak berdaya dalam menghadapi masalah hukum itu juga mengemukakan bahwa 30 advokat yang dilantik dan diangkat sebagai pengacara sudah memenuhi syarat perundangan-undangan.

Lalu, usai pelantikan advokat baru itu langsung diberikan tugas untuk mengawal kasus pidana, perdata, maupun perkara yang berkaitan dengan hak-hak waris. “Para advokat muda akan didampingi oleh advokat senior hingga mandiri,” terang advokat perempuan yang tinggal di Kampung Mendungan, Pabelan, Kartasura itu.

Asri menambahkan, pelantikan para calon pengacara yang tergabung di KAI akan digelar secara bertahap mengingat situasi pandemi covid-19 belum diketahui kapan berakhir.

Pada pekan ini, KAI Jateng selain melantik 30 pengacara baru, juga akan menggelar kembali ujian Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) dan hasil ujian itu akan keluar dua pekan depan.

“Peserta pelantikan datang dari berbagai daerah. Semoga para advokat ini tetap membantu masyarakat dan selalu menegakkan kebenaran. Jangan mau nego-nego demi kebenaran,” tandas Asri.

Adapun Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) KAI, Heytman Jansen SH MH CLA yang turut melantik 30 advokat baru mengatakan recruitmen advokat sebagai regenerasi penegak hukum.

Dia melanjutkan, KAI lebih mengutamakan kualitas bukan kuantitas, sehingga rekruitmen advokat digelar setahun hingga dua tahun sekali.

“Sekarang ini masyarakat sangatlah membutuhkan pengacara yang berkualitas yang dapat memahami, mengetahui hingga mendalam perkara yang sedang dihadapi oleh masyarakat. Hal itu perlu dilakukan oleh para pengacara handal agar dapat memenangkan setiap perkara untuk mendampingi masyarakat yang sedang menghadapi masalah hukum,” urai Sekjen DPP KAI itu sebelum acara pelantikan dan penyumpahan 30 pengacara baru di Lor In, Sabtu kemarin. (Sri Hartanto)

Editor : Budi Sarmun

Tinggalkan Pesan